Keselamatan transportasi merupakan isu penting bagi siswa sekolah menengah pertama karena pada usia ini siswa mulai aktif berinteraksi dengan lingkungan jalan sebagai pejalan kaki, penumpang, pesepeda, maupun pengguna kendaraan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan siswa SMP Negeri 8 Lhokseumawe mengenai keselamatan transportasi, khususnya tata cara menyeberang jalan, penggunaan helm, pengenalan rambu lalu lintas, dan kepatuhan terhadap aturan keselamatan. Kegiatan dilaksanakan pada 17 September 2025 dengan sasaran 100 siswa dari populasi 215 siswa, terdiri atas 35 siswa kelas VII, 35 siswa kelas VIII, dan 30 siswa kelas IX. Peserta merupakan perwakilan tiap tingkat kelas yang ditentukan oleh pihak sekolah. Evaluasi dilakukan menggunakan angket pre-test dan post-test yang terdiri atas 25 soal pilihan ganda. Setiap jawaban benar diberi skor 4 dan jawaban salah diberi skor 0. Hasil menunjukkan rata-rata nilai pre-test sebesar 69,85 meningkat menjadi 93,90 pada post-test, atau meningkat 24,05 poin (34,43% dari nilai awal). Peningkatan juga terjadi pada seluruh tingkat kelas. Hasil ini menunjukkan bahwa edukasi yang memadukan penyuluhan interaktif, video edukatif, diskusi, permainan, role play, dan simulasi dapat meningkatkan pengetahuan siswa mengenai keselamatan transportasi. Keterlibatan Dinas Perhubungan dan Satuan Lalu Lintas Polres Lhokseumawe sebagai narasumber memperkuat penyampaian materi berbasis praktik dan regulasi.
Copyrights © 2026