Bandung Conference Series: Pharmacy
201 - 208

Formulasi Sediaan Patch Mengandung Ekstrak Etanol Daun Sembung (Blumea balsamifera L.)

Tifana Indrafaina Al'munaf (Prodi Farmasi, Fakultas Farmasi dan Sains, Universitas Islam Bandung, Indonesia)
Ratih Aryani (Prodi Farmasi, Fakultas Farmasi dan Sains, Universitas Islam Bandung, Indonesia)
Umi Yuniarni (Prodi Farmasi, Fakultas Farmasi dan Sains, Universitas Islam Bandung, Indonesia)



Article Info

Publish Date
30 Nov -0001

Abstract

Abstract. A laceration is skin damage caused by sharp-object trauma and may lead to bleeding and infection. Sembung leaves (Blumea balsamifera L.) contain flavonoids with potential wound-healing activity. This study aimed to determine the optimal formulation of a patch containing ethanol extract of Sembung leaves and to evaluate its in vivo wound-healing efficacy. Patch optimization was performed using a trial-and-error method by varying HPMC and PVP concentrations. Formula 3, containing 2.25% HPMC and 0.75% PVP, was selected as the optimal base. The patch was round, blackish-green, homogeneous, had a characteristic extract aroma, moisture content of the patch (7.26% ± 0.2), weight uniformity (0.02 g ± 0.00), thickness (0.3 mm ± 0), fold resistance >200 times, and pH (6.37 ± 0.01).  Furthermore, the results of the 5% patch formula (F3C) showed the best efficacy in wound healing on the. Abstrak. Luka sayat merupakan kondisi terjadinya kerusakan jaringan kulit yang disebabkan oleh trauma benda tajam seperti pisau atau benda tajam lainnya, sehingga berisiko mengalami perdarahan dan infeksi. Daun sembung (Blume balsamifera L.) mengandung berbagai senyawa kimia aktif, salah satunya flavonoid yang berpotensi mempercepat proses penyembuhan luka sayat. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan formulasi terbaik sediaan patch yang mengandung ekstrak etanol daun sembung berdasarkan hasil evaluasi sediaan dan efektivitas penutupan luka secara in vivo. Optimasi formula sediaan patch dilakukan berdasarkan variasi konsentrasi HPMC dan PVP sebagai polimer. Formula optimal sediaan patch diperoleh pada formula 3 dengan kombinasi HPMC 2,25% dan PVP 0,75%, yang menghasilkan patch yang memenuhi persyaratan evaluasi, yaitu berbentuk lembaran persegi panjang, berwarna hijau kehitaman, beraroma khas ekstrak, homogen, dengan kadar air sebesar 7,26% ± 0,2, keseragaman bobot sebesar 0,02 g ± 0,00, ketebalan sebesar 0,3 mm ± 0, ketahanan lipatan >200 kali, dan pH sebesar 6,37 ± 0,01. Hasil uji efektivitas menunjukkan bahwa sediaan patch dengan ekstrak 5% (F3C) memberikan hasil terbaik dengan penyembuhan luka pada hari ke-12.

Copyrights © 0000






Journal Info

Abbrev

BCSP

Publisher

Subject

Chemistry Medicine & Pharmacology Public Health

Description

Bandung Conference Series: Pharmacy (BCSP) menerbitkan artikel penelitian akademik tentang kajian teoritis dan terapan serta berfokus pada Farmasi dengan ruang lingkup Airlock system Kanker, Alcohol, Antelmintik, Antigastritis drugs, Antioksidan, Artemia franciscana, Ascaris suum, Cacing babi ...