Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh sistem kompensasi, kesejahteraan karyawan, dan peluang karier terhadap produktivitas kerja guru di SMK Negeri 1 Baureno Bojonegoro, baik secara parsial maupun simultan, serta mengidentifikasi variabel yang paling dominan. Metode yang digunakan adalah survei kuantitatif kausal, dengan melibatkan seluruh 115 guru aktif (PNS dan honorer) tahun ajaran 2024/2025 sebagai responden melalui teknik sampling jenuh (sensus). Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, kemudian dianalisis dengan uji asumsi klasik dan regresi linier berganda menggunakan SPSS 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem kompensasi (t = 3,615; sig. = 0,000), kesejahteraan karyawan (t = 4,868; sig. = 0,000), dan peluang karier (t = 4,229; sig. = 0,000) masing-masing berpengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap produktivitas kerja guru, dan ketiga variabel tersebut secara simultan memengaruhi produktivitas (F = 41,436; sig. = 0,000; Adjusted R² = 0,516). Kesejahteraan karyawan merupakan variabel paling dominan (β = 0,379). Temuan ini menunjukkan bahwa manajemen sekolah kejuruan dan pengambil kebijakan perlu memprioritaskan penguatan program kesejahteraan nonfinansial di samping kebijakan kompensasi dan pengembangan karier untuk meningkatkan produktivitas guru, terutama bagi tenaga guru honorer.
Copyrights © 2026