Integrasi antara agama dan sains menjadi isu krusial dalam pengembangan keilmuan modern, khususnya dalam konteks pendidikan Islam di Indonesia yang masih menghadapi problem dikotomi ilmu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep integrasi agama dan sains dalam perspektif M. Amin Abdullah melalui pendekatan epistemologis, serta mengkaji implikasinya terhadap pengembangan kurikulum pendidikan Islam. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan jenis library research, melalui analisis terhadap karya-karya utama dan literatur relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa paradigma integrasi-interkoneksi yang dikembangkan oleh M. Amin Abdullah menawarkan pendekatan transdisipliner yang menghubungkan ilmu agama, ilmu sosial, dan ilmu alam secara dialogis. Paradigma ini berimplikasi pada perlunya rekonstruksi kurikulum pendidikan Islam yang tidak lagi memisahkan ilmu secara dikotomis, melainkan mengintegrasikannya dalam struktur dan proses pembelajaran. Dengan demikian, integrasi agama dan sains dapat menjadi solusi strategis dalam membangun sistem pendidikan Islam yang holistik, kontekstual, dan relevan dengan perkembangan zaman. Kata Kunci: Integrasi Ilmu, Epistemologi, Kurikulum, Pendidikan Islam
Copyrights © 2026