TPDK Disdukcapil Kecamatan Genuk, Kota Semarang menghadapi permasalahan rendahnya pemahaman masyarakat terhadap prosedur layanan administrasi kependudukan. Berdasarkan observasi awal, sekitar 67% pertanyaan di loket bersifat repetitif terkait persyaratan dokumen, sehingga memperpanjang waktu tunggu dan menurunkan efisiensi pelayanan. Masyarakat juga belum memiliki akses terhadap media informasi digital yang memadai mengenai prosedur dan persyaratan layanan. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengembangkan website panduan mandiri berbasis QR Code menggunakan metode User-Centered Design (UCD) sesuai standar ISO 9241-210 yang diterapkan melalui empat tahapan: identifikasi konteks penggunaan, analisis kebutuhan pengguna, perancangan solusi desain, dan evaluasi usability. Sistem dikembangkan menggunakan teknologi PHP, MySQL, Bootstrap 5, dan library PHP QR Code, serta dimodelkan menggunakan diagram UML dan ERD. Pengujian fungsionalitas menggunakan Black Box Testing terhadap 20 skenario menunjukkan hasil 100% berhasil. Pengujian usability menggunakan kuesioner System Usability Scale (SUS) dengan 30 responden menghasilkan skor rata-rata 82,5 yang termasuk dalam kategori Excellent (Grade A), melampaui target minimal 70. Hasil ini membuktikan bahwa website panduan mandiri berbasis QR Code yang dikembangkan mampu meningkatkan kemudahan akses informasi dan efisiensi pelayanan publik.
Copyrights © 2026