Jurnal Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Borneo
Vol. 7 No. 2 (2026): Jurnal Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Borneo, 7(2), Juni 2026

Pengelolaan Pembelajaran Pendidikan Agama Islam melalui Pendekatan Problem-Based Learning dalam Penguatan Literasi Moderasi Beragama

Warda Safarina (Universitas Muhammdiyah Surabaya)
Mochammad Caris Hidayat (Universitas Muhammadiyah Surabaya)
Asrori Asrori (Universitas Muhammadiyah Surabaya)



Article Info

Publish Date
21 Aug 2026

Abstract

Pendidikan Agama Islam (PAI) memiliki peran strategis dalam membentuk karakter peserta didik, termasuk dalam memperkuat literasi moderasi beragama. Salah satu pendekatan pembelajaran yang berpotensi mendukung tujuan tersebut adalah Problem-Based Learning (PBL), karena mendorong peserta didik untuk berpikir kritis, bekerja sama, dan memecahkan permasalahan kontekstual yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis pengelolaan pembelajaran Pendidikan Agama Islam melalui pendekatan Problem-Based Learning dalam penguatan literasi moderasi beragama di SD Muhammadiyah 17 Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain penelitian deskriptif. Informan penelitian terdiri atas satu kepala sekolah, satu guru Pendidikan Agama Islam, dan tiga siswa yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles, Huberman, dan SaldaƱa yang meliputi kondensasi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan pembelajaran Pendidikan Agama Islam telah mengadopsi beberapa karakteristik Problem-Based Learning, meskipun penerapannya belum sepenuhnya mengikuti seluruh sintaks PBL. Perencanaan pembelajaran dilakukan melalui penyusunan perangkat pembelajaran berdasarkan Capaian Pembelajaran (CP) dan Alur Tujuan Pembelajaran (ATP). Pelaksanaan pembelajaran melibatkan diskusi kelompok, penyajian masalah kontekstual, presentasi hasil diskusi, dan kegiatan refleksi. Penguatan literasi moderasi beragama dilakukan melalui pembiasaan sikap menghargai perbedaan pendapat, bekerja sama, saling menghormati, serta menghindari perilaku perundungan dalam interaksi di kelas. Evaluasi pembelajaran mencakup aspek kognitif, psikomotorik, dan afektif. Faktor pendukung meliputi dukungan sekolah dan antusiasme siswa, sedangkan kendala utama adalah keterbatasan waktu pembelajaran serta perbedaan karakteristik peserta didik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan pendekatan Problem-Based Learning dalam pengelolaan pembelajaran Pendidikan Agama Islam berkontribusi terhadap penguatan literasi moderasi beragama siswa melalui pengalaman belajar yang lebih aktif, kolaboratif, dan kontekstual.

Copyrights © 2026