p-Index From 2021 - 2026
7.142
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Cakrawala Pendidikan Jurnal Sinergi Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa (JPPK) Prosodi: Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra EDUKASI: Jurnal Pendidikan Islam Tadrib: Jurnal Pendidikan Agama Islam Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Risâlah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam AL-Hikmah: Jurnal Studi Agama-agama Tadarus: Jurnal Pendidikan Islam Studia Religia: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam Jurnal Ilmiah Wahana Akuntansi Kuttab: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam IRJE (Indonesian Research Journal in Education) Jurnal al-Ulum : Jurnal Pemikiran dan penelitian ke-Islaman Journal AL-MUDARRIS Klinikal Sains (Jurnal Analis Kesehatan) VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Gorontalo Accounting Journal Journal on Education Jurnal At-Tarbiyat (Jurnal Pendidikan Islam) DIDAKTIKA : Jurnal Kependidikan Journal On Teacher Education (Jote) Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa Tamaddun : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Keagamaan Journal of Educational Sciences Al Karima : Jurnal Studi Ilmu Al Qur'an dan Tafsir Jurnal Pendidikan Dasar JMLS: Journal of Medical Laboratory and Science Gema Kesehatan Jurnal Pendidikan Islam Surya : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Al-Lubab: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Keagamaan Islam Al-Hayat: Journal of Islamic Education Jurnal At-Tarbiyat : Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Kendali Teknik dan Sains Orasi: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Ar-Fachruddin: Journal of Islamic Education
Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH LAYANAN INFORMASI CARA BELAJAR EFEKTIF TERHADAP KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA PADA KELAS XI DI SMA Rizul, Hantika Januyah; M. Asrori, M. Asrori; Purwanti, Purwanti
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 7, No 1 (2018): Januari (2018)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (701.528 KB)

Abstract

AbstractThe problem in this research is that some students learn only by depending on their friends, not discipline while studying, often cheat, do not pay attention when the teacher explain the lesson so that learners can not understand the lesson that has been given by subject teacher. The purpose of this research is to know if there is influence of information service effective way to student independence in class XI in SMA academic year. The method used is descriptive method with relationship study form and using quantitative approach. The data collection tools used are observation, questionnaire and interview. Based on the results of data analysis shows that the effect of information services on how effective learning on student self-reliance in high school reaches a score of 96% in the high category while the independence of learning in high school students reached an 83% score in the high category. The result of determination index calculation to find out the influence of information service on effective learning method toward student's learning independence in SMA using formula x 2 = 100% = 2500% = 2500% = meaning of information service contribution effective learning towards learning independence is 25% and there are still 75% other variables not examined in this study. Learners are influenced by other variables not obtained in this study. Based on the explanation can be concluded that, there is a significant influence that is 25% of the influence of information services effective way of learning to the independence of students in high school.Keywords :Information Services, How effevtive learning, Learning Independence 
ANALISIS UPAYA GURU BIMBINGAN DAN KONSELING DALAM MENGEMBANGKAN KESEHATAN MENTAL PESERTA DIDIK Muharramah, Muharramah; M. Asrori, M. Asrori; Purwanti, Purwanti
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 7, No 2 (2018): Februari (2018)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran mengenai analisis upaya guru bimbingan dan konseling dalam mengembangkan kesehatan mental peserta didik, metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif yang berbentuk survey study yaitu procedur dengan masalah yang dselidiki dengan menggambarkan atau melukiskan keadaan layanan infromasi upaya guru bimbingan dan konseling dalam mengembangkan kesehatan mental di MAN Mempawah, dan dijelaskan secara deskriptif. Berdasarkan hasil analisis data Layanan Informasi hubungan teman sebaya pada siswa kelas X MAN Mempawah upaya guru bimbingan dan konseling dalam mengembangkan kesehatan mental pada pesrta didik kelas X di MAN  Mempawah  mencapai skor aktual 2289 dan skor ideal 2665 dengan persentase 85% kategori “Sangat Baik”. Yang artinya menunjukkan bahwa upaya guru bimbingan dan konseling dalam mengembangkan kesehatan mental peserta didik sudah terlaksana dengan sangat baik.Kata Kunci : Analisis, Kesehatan Mental, MANAbstac : This study aims to obtain an overview of the analysis efforts teacher guidance and counseling in developing mental health of students, the method used in this research is descriptive method in the form of a survey study which procedure of the problems that dselidiki to describe or depict the state of the service Opera- efforts of teachers guidance and counseling in developing mental health in MAN Mempawah, and explained descriptively. Based on the results of data analysis Information Service of peer relationships in class X MAN Mempawah efforts of teacher guidance and counseling in developing mental health pesrta students class X MAN Mempawah achieve actual score in 2289 and the ideal score in 2665 with a percentage of 85% category of "Very Good" , Which means showing that the guidance and counseling teacher effort in developing the mental health of students already performing very wellKeywords: Analysis, Mental Health, MAN
Pengembangan strategi pembelajaran kolaboratif dalam Tim mahasiswa Kalimantan Barat Rasyid, Harun; M. Asrori, M. Asrori
Jurnal Cakrawala Pendidikan No 1 (2006): Cakrawala Pendidikan, Februari 2006, Th. XXV, No.1
Publisher : LPMPP Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/cp.v0i1.8566

Abstract

Unparalleled technological advances, escalating global competition, and other forms of workplace turbulence have led to dramatic changes in the American economic arena. Today, leaders in business and industry cite the ability to work collaboratively as requisite to success in the worldwide economic environment. However, research indicates that many students arrive on the college campus with little or no experience in working as part of a team. Moreove, employers indicate the today's entry-level workers lack this critical wokplace competency. Through skillfull guidance, however, post secondary educators can implement strategies that will help students learn how to work successfully as part of team.The objective of the present reseach is an establishment of the collaborative teamwork learning strategyas well as its for teacher, students, or bath of them. Therefore, the present reseacrh is carried out by (1) need assessment about the beginning level of student;s collaborative teamwork; (2) need assessment about teaching strategies that really carried out by lecturrers in order to develop students' coollaborative team work capacity; (#) to organize the collaborative teamwork teaching strategy; and (4) emperical validation through field try out at the three univesity (FKIP Tanjungpura University, STKIP-PGRI,and Tarbiyah Faculty of Muhammadiyah University)
Pengaruh Durasi dan Konveksitas terhadap Sensitivitas Harga Obligasi Hadri Kusuma; Asrori Asrori
Sinergi: Kajian Bisnis dan Manajemen Vol. 7 No. 2 (2005)
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/js.v7i2.882

Abstract

Obligasi merupakan efek hutang berpendapatan tetap yang diperdagangkan di masyarakat, dimana penerbitnya setuju untuk membayar kupon selama jangka waktu tertentu serta akan membayar kembali jumlah pokoknya pada waktu jatuh tempo. Obligasi memiliki kekuatan hukum, nilai nominal, tingkat kupon, tanggal jatuh tempo, peringkat, dan kreteria lain yang tercatum dalam kontrak pinjam-meminjam antara emiten dan investor. Harga obli¬gasi berubah setiap saat sesuai dengan karakteristik obligasi tersebut dan kondisi suku bunga komersial di pasar. Faktor yang berpengaruh terhadap tingkat perubahan harga obligasi adalah, suku bunga kupon, maturity, dan hasil hingga jatuh tempo. Durasi adalah rata-rata tertimbang dari waktu terhadap seluruh arus kas obligasi, yang dikembangkan untuk meng¬gabungkan tingkat kupon dengan jatuh tempo. Durasi dapat digunakan sebagai alat ukur sen¬sitivitas harga obligasi secara lebih tepat dari pada jatuh tempo pada perubahan suku bunga yang kecil. Semakin tinggi durasi suatu obligasi semakin sensitif terhadap perubahan suku bunga. Pada perubahan suku bunga yang besar, perngggunaan durasi sebagai alat ukur sen¬sitivitas harga menjadi tidak tepat, karena kurva harga obligasi tidak linier terhadap peruba¬han suku bunga, tetapi bersifat konvek. Konveksitas adalah ukuran kecembungan kurva obli¬gasi yang menunjukkan hubungan antara harga dengan hasil hingga jatuh tempo. Semakin cembung kurva tresebut berarti harga obligasi semakin sensitif terhadap perubahan yield. Adanya konveksitas obligasi menunjukkan bahwa perubahan harga obligasi tidak simetris terhadap perubahan suku bunga. Penggunaan durasi dan konveksitas secara bersama-sama untuk mengukur perubahan harga yang disebabkan oleh perubahan besar pada tingkat hasil yang diingginkan, dapat menghasilkan perkiraan perubahan harga yang lebih baik. Penelitian dalam tesis ini mencoba mempelajari pengaruh durasi dan konveksitas terhadap perubahan harga obligasi di Indonesia, dengan mengambil sampel obligasi perusahaan yang memiliki peringkat sama, yang diperdagangkan di BES. Hasil penelitian menunjukkan bahwa durasi dan konveksitas secara signifikan tidak berpengaruh positif terhadap sensitivitas harga obli¬gasi di Indonesia.Keywords: obligasi, konveksitas, durasi, harga obligasi.
The Impact Of Teachers Non-Verbal Questioning Behavior On Student Participation In The Classroom Asrori Asrori
Prosodi Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra Vol 12, No 2 (2018): Prosodi
Publisher : Program Studi Bahasa Inggris Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (302.449 KB) | DOI: 10.21107/prosodi.v12i2.4526

Abstract

Questioning has been becoming the subject of the study since it is regarded as one of the most important ways to maintain the classroom interaction. Several studies have been carried out on the use of questions but most of them are focused on the type of questions used by the teacher. Moreover, the teacher often neglects their non-verbal behavior when they deliver questions to the students. Hence, this study investigates the impact of teachers nonverbal questioning behavior on the students’ participation. The study was conducted with teacher and students of State University of Surabaya (UNESA). The data were the conversations between teacher and students in the Reading classroom taken through video recording and observation. The result of the study shows that teacher’s nonverbal questioning behavior affects much on the students’ participation in the classroom. Maintaining eye contact to the students while asking questions gives a good effect on keeping the students participation. Moreover, the appropriate use of other nonverbal questioning behaviors such as calling the students while asking, giving a right wait time, handling the students’ answer positively, also give positive effect on the students participation.
Teachers’ Perception on Teaching Listening in Senior High School Sylvia Puspa Windrawati; Asrori Asrori
Journal on Teacher Education Vol. 3 No. 3 (2022): Journal On Teacher Education
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (610.716 KB) | DOI: 10.31004/jote.v3i3.4406

Abstract

Bahasa Inggris merupakan bahasa internasional yang digunakan hampir diseluruh aspek kehidupan, seperti komunikasi sehari-hari, bisnis, dan pendidikan. Pemerintah Indonesia memiliki sistem pendidikan yang mewajibkan siswa untuk menguasai bahasa Inggris. Meskipun kemampuan mendengar yang merupakan salah satu kemampuan yang memerlukan pemahaman lebih, mendengarkan menjadi kemampuan yang kurang diperhatikan dan jarang diajarkan oleh guru. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mencari tahu tentang pendapat guru-guru bahasa Inggris terkait pengajaran mendengar di sekolah menengah atas, dan menyajikan pengalaman-pengalaman guru dalam mengajar kemampuan mendengar. Koresponden dari penelitian ini adalah 10 guru bahasa Inggris yang mengajar sekolah menengah yang ada di wilayah Kediri. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang menggunakan kuesioner terbuka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru-guru bahasa Inggris di Kediri memiliki pendapat yang positif tentang pengajaran mendengar, hal ini dikarenakan kemampuan mendengar diujikan dan terdapat dalam kompetensi dasar. Walaupun demikian beberapa guru masih menemui kesulitan dalam menentukan materi pembelajaran yang sesuai.
Studi Kebijakan Pendidikan Agama Islam Pada Lembaga Pendidikan di Indonesia Nurul Humaidi; Agus Tinus; Asrori Asrori
TADARUS Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam - Fakultas Agama Islam ( FAI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (656.335 KB) | DOI: 10.30651/td.v10i2.12194

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah tentang studi kebijakan pendidikan agama Islam pada lembaga pendidikan di Indonesia dengan lingkup Pertama studi kebijakan pendidikan Agama Islam Masa orde lama, kedua studi kebijakan pendidikan agama Islam pada masa orde baru, ketiga studi kebijakan pendidikan agama Islam pada masa reformasi. Hasil penelitian menjelaskan bahwa Kebijakan-kebijakan pendidikan selalu berbanding lurus dengan kebutuhan Negara, atau paling tidak kebutuhan Penguasa. Zaman Kolonial Belanda dan Jepang, pendidikan diarahkan pada pemenuhan kebutuhan mereka. Pada masa kemerdekaan, Orde Lama, Orde Baru, Era Reformasi menyesuaikan kebutuhan Penguasa yang melandaskan pada penafsiran terhadap pengamalan Pancasila. Sekalipun demikian, keberpihakan kebijakan pembelajaran pendidikan agama Islam semakin mendekati kesempurnaan. Hak-hak belajar dan mendalami ilmu agama difasilitasi oleh Negara   
Kajian Pendidikan Agama Islam Dalam Perspektif Sosiologi dan Antropologi Tobroni Tobroni; Isomudin Isomudin; Asrori Asrori
TADARUS Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam - Fakultas Agama Islam ( FAI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (668.351 KB) | DOI: 10.30651/td.v10i2.12210

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengkaji pendidikan agama Islam dalam perspektif sosiologi dan antropologi dari sisi pertama, mendeskripsikan agama dalam perspektif sosioloig dan antropolog. Kedua, mendeskripsikan pai dalam perspektif nilai-nilai budaya lokal dan global. Ketiga, mendeskripsikan pai dalam mewujudkan kerukunan antar umat beragama. Keempat, pai dalam perspektif  pluralisme dan multikulturalisme. Jenis penelitian yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah library research. Hasil penelitian pertama, Kajian agama perspektif sosiolog dan antropologi; agama memiliki lima komponen agama, antara lain: 1) emosi keagamaan; 2) sistem keyakinan; 3) sistem ritus dan upacara; 4) peralatan ritus dan upacara; 5) umat agama. Kedua, sumber nilai budaya adalah 1) adat istiadat sebagai produk budaya atau tradisi bersifat lokal. Sumber nilai adat istiadat disebut juga sebagai nilai insaniyah. 2) Al-Quran dan Hadits sebagai sumber yang shahih karena ajarannya bersifat mutlak dan universal, yang berfungsi sebagai huda, bayyinat, furqon, syifa, mauizah dan bayan. Menyikapi globalisasi, ketika dikaitkan dengan pendidikan agama Islam, setidaknya ada tiga kelompok yang menyatakan sikapnya terhadap globalisasi. Kelompok globalis, tradisionalis dan pertengahan. Ketiga Kerukunan antar umat beragama itu sendiri juga bisa diartikan dengan toleransi antar umat beragama. Dalam toleransi itu sendiri pada dasarnya masyarakat harus bersikap lapang dada dan menerima perbedaan antar umat beragama. Selain itu masyarakat juga harus saling menghormati satu sama lainnya. Keempat problematika yang mendasar dalam pendidikan agama Islam yang cenderung mengabaikan nilai-nilai plural dan multikultural disebabkan paradigma tekstualliteral yang mendominasi sebagai landasan berpikir di kalangan guru-guru pendidikan agama Islam. Untuk lebih jelasnya, kiranya persoalan ini dipelukan suatu kajian mendalam melalui suatu formulasi kerangka penelitian, sehingga benar-benar akan menghasilkan sesuatu yang kontributif terhadap peningkatan mutu dan kualitas pendidikan agama Islam.
Metode Pendidikan Agama Islam Pada Anak Berkebutuhan Khusus (Tunarungu) Di SMPLB-B Karya Mulia Surabaya Djainul Ismanto; Asrori Asrori
TADARUS Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam - Fakultas Agama Islam ( FAI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (461.048 KB) | DOI: 10.30651/td.v7i2.2226

Abstract

Abstrak Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran Pendidikan Agama Islam yang disampaikan ditekankan menggunakan metode Artikulasi, tanya jawab, latihan/Drill dan demonstrasi. Faktor penghambat yang dialami guru pendidikan agama Islam diantaranya kurangnya kedisiplinan siswa, kurangnya perhatian dari wali murid.Faktor pendukungperan Guru SMPLB-B lebih sabar, dan penuh kasih sayang. Kata Kunci : Metode Pendidikan Agama Islam, Anak Berkebutuhan Khusus.
Pengembangan Integrasi Kurikulum Khozin Khozin; Abdul Haris; Asrori Asrori
TADARUS Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam - Fakultas Agama Islam ( FAI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (619.824 KB) | DOI: 10.30651/td.v10i1.9090

Abstract

Integrasi kurikulum membuka peluang bagi peserta didik memahami berbagai permasalahan di lingkungan merekadengan berbagai pandangan. Integrasi kurikulum, peserta didik diharapkan mempunyai kompetensi dalam mengidentifikasi, menilai, dan memakai informasi yang ada di sekitarnya secara bermakna. Penelitian bertujuan untuk memperoleh gambaran secarah utuh tentang: integrasi kurikulum, model integrasi kurikulum, pelaksanaan pengembangan integrasi kurikulum. Hasil penelitian ini diantaranya: Pertama, integrasi kurikulum di klasifikasi menjadi tiga tahapan, yakni: integrasi kurikulum satu disiplin ilmu, integrasi kurikulum beberapa disiplin ilmu, integrasi kurikulum campuran. Kedua model integrasi kurikulum yaitu: fragmented, connected, nested, squenced, shared, webbed, threaded, integrated, immersed, networked. Ketiga, pelaksanaan pengembangan integrasi kurikulum bisa dilakukan beberapa langkah atau tahapan: melihat tujuan integrasi pembelajaran, klasifikasi pengintegrasian tema materi, pemaduan konsep dalam pembelajaran terintegrasi
Co-Authors Abbas Lumbilsa Abd Hamid Abdi Nafi Asshidiqi Abdul Haris Abdunrorma Samaalee Abizard Rafli Asrafzani Agus Tinus Alfina Amelda Alia Sifa Ikrima Amrozi Amrozi Andry Ferdian Anisa Nurul Jannah Antonius Totok Priyadi Arifin, Shokhibul Asep Abdurrohman, Asep Abdurrohman Assyifa Khoerrunisah Bakhruddin, Mukhammad Djainul Ismanto Endang Purwaningsih Erwin Edyansyah Euis Kurniawati Fajar Bakti Kurniawan Fareezee Rattanayium Febriani Suci Islamiati Gamal Abdul Nasir Zakaria Ghadah Al Murshidi Ghofari Sulton Habib Hadri Kusuma Hafshah Safrindra F Hanif Rasyidu Hanna Widygea Marbella Harjuna Wisam Wirayudha Harun Rasyid Hayumuti Hayumuti Hazizul, Hazizul Ifni Hirnayatul Perada Lema Iis Afriayani94 Ika Puspitasari Ismaidah Khoirunisaa Ismail Marzuki, Ismail Marzuki Isomudin Isomudin Junaina Bintang Novita Karneli Karneli Karneli Karneli Karolina, Venny Khozin Khozin Kipty Aviatri Marta M. Nurul Humaidi Manal Hendawi Maria Desinta Marinu Waruwu Masudi, Maulana Miftachul Huda Moch. Charis Hidayat Moh Nur Hakim Moh. Ramadhani Rakhmatulloh Muchammad Muwafa Azmi Muhammad Arfan Mu’ammar Muhammad Askarullah Tsabit Muhammad Habibi Muhammad Hambal Shafwan Muhammad Zainal Abidin Muharramah, Muharramah Muslimah, Kiki Cahya Nofi Maria Krisnawati Plasida, Yustina PURWANTI PURWANTI Resti Nur Lailia Qodriani Rizul, Hantika Januyah Romelah Romelah Rusman Rusman Rusman Rusman Rusman Rusman Rusman Saiful Anwar Sofi Amanatun Khasanah Sudarat Phan-ae Surasit Singkhala Syam, Aldo Redho Syarifatul Mutaqorribain Sylvia Puspa Windrawati Tati Sumiati Terence Lovat Tobroni Tobroni Tobroni Tobroni Tomo Djudin Usman Radiana Wahyu Aliffah Salsabilla Yulianus Wina Krisna Alfreda