Teknologi Augmented Reality (AR) telah banyak dimanfaatkan sebagai media pembelajaran interaktif karena mampu menggabungkan objek virtual dengan lingkungan nyata secara real-time. Namun, aplikasi AR berbasis marker yang dikembangkan menggunakan Unity umumnya memiliki konsumsi daya baterai yang tinggi akibat proses rendering objek tiga dimensi yang kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan penggunaan baterai pada aplikasi AR pembelajaran cerita penciptaan berbasis marker melalui penerapan teknik mesh simplification. Aplikasi dikembangkan menggunakan Unity dan Vuforia SDK dengan enam aset objek 3D yang merepresentasikan tahapan penciptaan. Proses optimasi dilakukan dengan mengurangi kompleksitas mesh melalui teknik mesh decimation sehingga jumlah vertices dan triangles pada setiap objek berkurang tanpa mengubah bentuk visual utama. Evaluasi dilakukan menggunakan metode eksperimen komparatif dengan membandingkan aplikasi sebelum dan sesudah optimasi berdasarkan parameter konsumsi baterai, suhu perangkat, dan frame rate (FPS). Hasil pengujian selama 30 menit menunjukkan bahwa aplikasi yang telah dioptimasi menurunkan konsumsi baterai dari 23% menjadi 15%, meningkatkan frame rate dari sekitar 9 FPS menjadi 27–30 FPS, serta menurunkan suhu maksimum perangkat dari 61°C menjadi 56°C. Hasil tersebut menunjukkan bahwa penerapan mesh simplification mampu meningkatkan efisiensi energi sekaligus menjaga performa aplikasi AR pada perangkat Android.
Copyrights © 2026