Pembelajaran fisika di Sekolah Menengah Atas (SMA) tidak hanya bertujuan membangun penguasaan konsep, tetapi juga mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah siswa. Rendahnya capaian literasi sains dan hasil belajar fisika mendorong perlunya penerapan model pembelajaran yang berpusat pada siswa, salah satunya Problem Based Learning (PBL). Penelitian ini bertujuan menyajikan tinjauan naratif mengenai penerapan PBL pada pembelajaran fisika SMA dengan menyintesis berbagai temuan penelitian terkait pengaruhnya terhadap hasil belajar dan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa. Kajian disusun melalui penelaahan berbagai artikel ilmiah yang dipublikasikan pada periode 2021–2026 dan diperoleh dari Google Scholar, Garuda, serta Directory of Open Access Journals (DOAJ). Hasil sintesis menunjukkan bahwa PBL secara konsisten memberikan dampak positif terhadap hasil belajar kognitif, kemampuan berpikir kritis, berpikir kreatif, dan kemampuan pemecahan masalah pada berbagai materi fisika. Selain itu, efektivitas PBL dipengaruhi oleh karakteristik materi pembelajaran, pemanfaatan media pendukung, serta kualitas implementasi model di kelas. Secara keseluruhan, PBL merupakan pendekatan pembelajaran yang efektif dalam mendukung pembelajaran fisika di SMA karena mampu mendorong keterlibatan aktif siswa dalam membangun pengetahuan melalui penyelesaian masalah yang kontekstual. Oleh karena itu, penguatan kompetensi guru dalam merancang dan mengimplementasikan pembelajaran berbasis masalah perlu terus dilakukan agar manfaat PBL dapat dioptimalkan.
Copyrights © 2026