Soft skill merupakan hal penting bagi siswa berkebutuhan khusus sebagai bekal agar dapat mandiri dan siap menghadapi dunia kerja atau kehidupan di masyarakat. Nilai resiliensi dan regulasi diri dalam pandangan Islam diyakini bisa menjadi dasar semangat dan pikiran yang mendorong ketangguhan, ketekunan, serta kemampuan mengendalikan diri siswa dalam menghadapi proses belajar dan pengembangan keterampilan. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan fokus pada studi kasus di SMALB Purba Adhi Suta. Metode pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan subjek penelitian yakni kepala sekolah, guru bidang vokasi, siswa, serta orang tua siswa. Analisis data dilakukan dengan cara reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa resiliensi dan regulasi diri bisa terlatih melalui pembiasaan yang rutin, keteladanan guru, integrasi dalam pembelajaran program vokasional, serta bimbingan karier, hal tersebut menciptakan kedisiplinan, tanggung jawab, kemampuan bekerja sama, dan rasa percaya diri. Faktor yang mendukung meliputi peran orang tua dan kekonsistenan pembiasaan di sekolah, sedangkan faktor yang menghambat terkait dengan perbedaan kondisi dan kemampuan siswa.
Copyrights © 2026