Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh layanan konseling kelompok terhadap kecanduan siswa dalam menggunakan media sosial TikTok di UPT SMK Negeri 5 Pangkep. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode deskriptif korelasional. Populasi penelitian adalah siswa kelas XI SMK Negeri 5 Pangkep yang berjumlah 161 siswa, dengan sampel sebanyak 40 siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, angket, dan dokumentasi. Instrumen penelitian berupa angket yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data menggunakan uji regresi linear sederhana dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat pengaruh signifikan antara layanan konseling kelompok terhadap kecanduan media sosial TikTok, dibuktikan dengan nilai F hitung (1,257) < F tabel (6,621) dan nilai signifikansi 0,012 > 0,05. Hal ini mengindikasikan bahwa layanan konseling kelompok yang diberikan secara intensif belum mampu mengatasi kecanduan siswa dalam menggunakan media sosial TikTok. Penelitian ini merekomendasikan perlunya pendekatan yang lebih komprehensif dan berkelanjutan dalam upaya mengatasi kecanduan media sosial di kalangan siswa, serta pentingnya kolaborasi antara guru bimbingan dan konseling, wali kelas, dan orang tua dalam memberikan pendampingan yang lebih efektif.
Copyrights © 2025