Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran guru pembimbing dalam meningkatkan motivasi belajar anak tunarungu di Sekolah Luar Biasa Negeri 1 Barru. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Sampel penelitian dipilih menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria guru pembimbing yang memiliki pengalaman minimal 3 tahun dan siswa dengan berbagai tingkat motivasi belajar. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran guru pembimbing dalam meningkatkan motivasi belajar anak tunarungu meliputi: (1) penggunaan strategi visual dan media pembelajaran berbasis teknologi, (2) penerapan metode komunikasi total yang menggabungkan bahasa isyarat, bahasa lisan, dan alat bantu visual, (3) pemberian dukungan emosional dan sosial melalui pendekatan personal, (4) pemberian reward dan penghargaan untuk meningkatkan semangat belajar, serta (5) pelibatan siswa dalam berbagai ajang lomba untuk mengembangkan minat dan bakat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peran guru pembimbing sangat penting dalam membantu anak tunarungu menjadi individu yang percaya diri, mandiri, dan mampu berprestasi di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah.
Copyrights © 2025