Intensitas penggunaan media sosial, khususnya aplikasi TikTok, menjadi salah satu faktor yang berkaitan dengan perilaku belajar siswa, terutama dalam aspek disiplin dan konsentrasi belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan intensitas penggunaan aplikasi TikTok dengan disiplin belajar dan konsentrasi belajar siswa kelas 4–6 MI Al-Huda Kesiman Trawas Mojokerto. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Populasi penelitian berjumlah 42 siswa dan seluruhnya dijadikan sampel menggunakan teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui angket berskala Likert dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan uji normalitas, uji linearitas, regresi linear sederhana, regresi linear berganda, uji t, dan uji F dengan bantuan IBM SPSS Statistics. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas penggunaan aplikasi TikTok memiliki hubungan yang signifikan dengan disiplin belajar siswa dengan nilai t hitung sebesar 6,119 dan signifikansi 0,001 < 0,05, serta koefisien determinasi (R²) sebesar 0,483 yang menunjukkan bahwa 48,3% variasi disiplin belajar dapat dijelaskan oleh model. Intensitas penggunaan aplikasi TikTok juga memiliki hubungan yang signifikan dengan konsentrasi belajar dengan nilai t hitung sebesar 2,460 dan signifikansi 0,018 < 0,05, serta R² sebesar 0,131. Secara simultan, intensitas penggunaan aplikasi TikTok berhubungan signifikan dengan disiplin dan konsentrasi belajar siswa dengan nilai F hitung sebesar 18,286 dan signifikansi 0,001 < 0,05 serta R² sebesar 0,484. Penelitian ini menyimpulkan bahwa intensitas penggunaan aplikasi TikTok memiliki hubungan yang signifikan dengan disiplin dan konsentrasi belajar siswa, dengan hubungan yang lebih kuat pada disiplin belajar. Oleh karena itu, penggunaan media sosial perlu diarahkan secara bijak dan proporsional melalui pengawasan orang tua serta bimbingan guru agar tidak mengganggu kebiasaan dan konsentrasi belajar siswa.
Copyrights © 2025