cover
Contact Name
-
Contact Email
indah@lecturer.uluwiyah.ac.id
Phone
+6289676201737
Journal Mail Official
indah@lecturer.uluwiyah.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Mojosari Mojokerto Km. 4 Mojokerto Telp. (0321) 592783 Fax. (0321) 592783
Location
Kota mojokerto,
Jawa timur
INDONESIA
Al Kayyis
ISSN : -     EISSN : 26207242     DOI : https://doi.org/10.47759/67whmf02
Core Subject : Education,
Al Kayyis adalah jurnal ilmiah yaang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam Uluwiyah Mojokerto. Terbit dua kali dalam satu tahun yaitu di bulan April dan bulan Oktober. Jurnal ini mewadahi kajian penelitian ilmiah dalam bidang pendidikan dasar. Fokus dan ruang lingkup Jurnal Al Kayyis diantaranya: 1. Manajemen dan Inovasi Pendidikan di MI/SD. 2. Desain, Model, Strategi dan Metode Pembelajaran MI/SD. 3. Media Pembelajaran MI/SD. 4. Evaluasi Pembelajaran di MI/SD, Pengelolaan Kelas di MI/SD. 5. Profesionalisme Pendiidk di MI/SD. 6. Pendidikan Inklusif di MI/SD. 7. Penelitian yang terintegrasi dengan MI/SD. 8. Topik-topik yang berhubungan dengan sekolah dasar.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 29 Documents
PEMANFATAAN BAKSO RIAN’S HOTS GUNA MENSTIMULASI KETERAMPILAN BERPIKIR TINGKAT TINGGI SISWA SEKOLAH DASAR Bakhrul Ulum
AL KAYYIS Vol 3 No 1 (2020): April - September
Publisher : Institut Agama Islam Uluwiyah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang bertujuan untuk mendeskripsikan keterampilan berpikir tingkat tinggi siswa dengan memanfaatkan Bakso Rian’s HOTS. Keterampilan tingkat tinggi yang dimaksud meliputi keterampilan menganalisis, mengevaluasi, dan mencipta dengan subyek penelitian kelas V SDN 1 Tamansatriyan Kecamatan Tirtoyudo Kabupaten Malang. Untuk mendapatkan data tersebut digunakan instrumen penelitian berupa tes tertulis, yang kemudian dianalisis dengan cara memberikan skor pada pada masing-masing siswa, serta menentukan kategori dari keterampilan berpikir tingkat tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan Bakso Rian’s HOTS dapat menstimulasi keterampilan berpikir tingkat tinggi siswa. Hal ini dibuktikan dengan perolehan skor rata-rata  keterampilan berpikir tingkat tinggi pada pretest yang mencapai 2,14 dengan kategori rendah meningkat menjadi 4,39 dengan kategori sedang. Selain itu, setiap tahapan keterampilan berpikir tinggi juga mengalami peningkatan. Tahapan pertama menganalisis dari skor rata-rata 2,1 untuk pretest menjadi 4,5 untuk posttest. Serta tahapan mengevaluasi dari 2,33 meningkat menjadi 4,25 dan tahapan mencipta dari skor rata-rata 2 menjadi 4,42.
UPAYA PEMBERDAYAAN TAMAN BACA ANAK DI PERAMBAH HUTAN BENDO Khoirul Jazilah
AL KAYYIS Vol 3 No 1 (2020): April - September
Publisher : Institut Agama Islam Uluwiyah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mayoritas penduduk Dusun Bendo merupakan warga yang berpendidikan rendah yakni SD maupun SMP. Yang melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi seperti SMA dan Perguruan Tinggi hanyalah beberapa orang saja dan bisa dihitung jumlahnya. Akan tetapi warga dusun Bendo sudah canggih dalam hal teknologi karena tergerus oleh arus globalisasi yang semakin hari semakin merambah warga Indonesia. Hal tersebut berdampak pada kondisi sosial dan budaya warga masyarakat dusun Bendo, sehingga terpengaruh oleh adanya gadget yang semakin canggih. Dengan demikian anak-anak dusun Bendo kebanyakan lebih senang bermain gadget dari pada membaca buku. Itulah yang menjadi penyebab rendahnya minat baca pada anak. Maka Pemberdayan Taman Baca di Dusun Bendo dengan satu alasan yakni berusaha menyadarkan anak-anak untuk gemar membaca maupun orang tua agar mengawasi anak-anaknya supaya gemar membaca dan meningkatkan kualitas pendidikan yang tinggi bagi warga dusun Bendo.
PENGARUH KEPEMIMPINAN TRANSFORMATIF KEPALA MADRASAH DAN LINGKUNGAN BELAJAR TERHADAP BUDAYA LITERASI SISWA Rofiqoh Nirwana
AL KAYYIS Vol 3 No 1 (2020): April - September
Publisher : Institut Agama Islam Uluwiyah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kepemimpinan transformatif memiliki sensitivitas terkait pengembangan iklim budaya, sehingga berpengaruh terciptanya budaya literasi. Membangun budaya literasi juga dipengaruhi oleh kondisi lingkungan fisik, sosial dan afektif serta lingkungan akademik yang literat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh kepemimpinan transformatif Kepala Madrasah dan lingkungan belajar terhadap budaya literasi siswa baik secara parsial maupun secara simultan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelatif. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas V Dan VI yang berjumlah 78 orang. Pengumpulan data dengan menggunakan instrumen angket, wawancara, dokumentasi, dan observasi. Pengujian hipotesis penelitian menggunakan analisis regresi linier. Dari hasil pengujian hipotesis disimpulkan bahwa: 1) Terdapat pengaruh kepemimpinan transformatif Kepala Madrasah terhadap budaya literasi siswa 2) Terdapat pengaruh lingkungan belajar terhadap budaya literasi siswa. 3) Terdapat pengaruh kepemimpinan transformatif kepala madrasah dan lingkungan belajar secara simultan terhadap budaya literasi siswa. Maka diharapkan bagi Kepala Madrasah hendaknya meningkatkan kualitas kepemimpinannya sehingga dapat menjadi teladan bagi siswa khususnya terkait kegiatan literasi, bagi guru seharusnya mampu menjadi motor penggerak dalam meningkatkan budaya literasi siswa melalui peningkatan dan modifikasi lingkungan belajar yang literat.
DESAIN PEMBELAJARAN TEMATIK TERPADU:Upaya membimbing Anak Mengintegrasikan Pengetahuan dan Pandangan tentang Kehidupan dan Dunia Nyata Nurul Hidayati
AL KAYYIS Vol 3 No 1 (2020): April - September
Publisher : Institut Agama Islam Uluwiyah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses pembelajaran merupakan aspek esensial dalam pendidikan. Proses pembelajaran sangat menentukan karakteristik outcome peserta didik. Saat ini, pemerintah, melalui Kemendikbud, mencanangkan kurikulum dan sistem pembelajaran yang tematik terpadu. Sebuah konsep yang dapat mengantarkan peserta didik memahami pengetahuan dan mendalami peranannya dalam kehidupan nyata. Tulisan ini, sebenarnya, hanya merupakan kajian reflektif penulis tentang pembelajaran tematik-terpadu. Tulisan ini pula, hanya ingin mendeskripsikan ungensitas model pembejaran tersebut, berdasarkan paradigma teoritik.. In the end, para pendidik mampu memahami subtansi pembelajaran tematik terpadu secara umum, dan mampu mengimplementasikannya.
KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENGEMBANGKAN BUDAYA ISLAM Abdullah Khanif
AL KAYYIS Vol 3 No 1 (2020): April - September
Publisher : Institut Agama Islam Uluwiyah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Principal Leadership in Developing a Culture of Islam (Case Study In SMP Islam Al-Azhar Kota Mojokerto Keywords: Principal Leadership, Development of Islam Culture Islam culture in SMP IslamAl-Azhar Mojokerto city was describing is that the community (residents) Schools are not the teachings and religious values are maximum in everyday life. Life in the school environment has not given the life style in accordance with Islamic teachings, tried to escort the Principal and urge all citizens have agreed to create a culture of Islam in the schools and trying to do as much as possible. In everyday life is not all citizens to practice the values of Islam, as Islam culture in the school such as: (a) The civilizing greetings for residents / Community Schools (b) Activities not maximum congregational Salat is performed. (C) Dressing with Muslims is not in line with expectations. (D) Less realized the meaning of living a healthy and clean environment (e) Cultural Shadaqoh can not be applied optimally (f) Cultural Dhuha prayer performed maximal (g) Not all students can read Al-Qur'an, whether or mujawwad murottal. (H) pray before and after the lesson has not been maximally implemented. (I) Lack of awareness of citizens on the Implementation IMTAQ together. (J) The number of students who do not obey school rules and regulations. (k) Valuing and respecting other people still need to be improved. Based on the existing problems on this research seeks to reveal the principal's leadership in developing the religious culture in SMP Islam Al-Azhar Mojokerto city, with a sub focus of research (1) describing the values of Islam that developed in the school community, (2) describe the role of principal leadership and efforts in realizing religious values, (3) describing the response of residents towards the development of schools of Islamic culture.
PENINGKATAN EFEKTIFITAS PEMBELAJARAN BERTEMA TEKNOLOGI PADA SISWA SEKOLAH DASAR MENGGUNAKAN STRATEGI PEER LESSONS (STUDI KASUS SDI ASY SYARIF MOJOKERTO) Ely Suwaibatul Aslamiyah
AL KAYYIS Vol 3 No 1 (2020): April - September
Publisher : Institut Agama Islam Uluwiyah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keefektifan pembelajaran dengan tema teknologi menggunakan strategi Peer Lessons pada siswa kelas 1, 2 dan 3 SDI Asy Syarif Mojokerto. Populasi dalam penelitian ini yaitu siswa kelas 1, 2 dan 3 SDI Asy Syarif Mojokerto yang berjumlah 52 siswa. Pengambilan sampel menggunakan teknik sampling jenuh, yaitu sebanyak 52 siswa. Keefektifan pembelajaran dilihat melalui ketrampilan bertanya dan data hasil pembelajaran. Desain yang digunakan yaitu quasi experimental dengan bentuk nonequivalent control group. Analisis statistik menggunakan SPSS versi 21 yaitu pearson product moment untuk uji validitas dan cronbach’s alpha untuk uji reliabilitisas instrumen. Metode lilliefors untuk menguji normalitas data, levene’s test untuk uji homogenitas, dan t test untuk uji hipotesis. Berdasarkan hasil uji hipotesis perbedaan menggunakan independent samples t test, data keterampilan bertanya menunjukkan thitung > ttabel (3,011 > 2,009) dengan signifikansi 0,004 < 0,05 dan data hasil belajar menunjukkan thitung > ttabel (2,605 > 2,009) dengan signifikansi 0,012 < 0,05. Sementara itu, hasil uji hipotesis keefektifan menggunakan one sample t test, data keterampilan bertanya menunjukkan thitung > ttabel (3,947 > 2,056) dengan signifikansi 0,001 < 0,05 dan data hasil belajar menunjukkan thitung > ttabel (3,524 > 2,056) dengan signifikansi 0,002 < 0,05. Untuk menguji hubungan antara keterampilan bertanya dan hasil belajar menggunakan korelasi product moment, thitung > ttabel (4,701 > 2,009) dengan signifikansi 0,000 < 0,05. Jadi, dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan keefektifan pembelajaran antara yang menggunakan strategi Peer Lessons dan yang menggunakan strategi konvensional. Strategi Peer Lessons efektif dalam meningkatkan keterampilan bertanya dan hasil belajar siswa serta terdapat hubungan antara keterampilan bertanya dan hasil belajar siswa. Peneliti menyarankan agar guru dapat menerapkan strategi Peer Lessons dalam pembelajaran yang bertema teknologi.
STRUKTUR BANGUNAN DASAR ILMU PENGETAHUAN MANAJEMEN PENDIDIKAN DASAR ISLAM Mahmud
AL KAYYIS Vol 3 No 2 (2020): Oktober - Maret
Publisher : Institut Agama Islam Uluwiyah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47759/7p7v3116

Abstract

Ilmu pengetahuan adalah uraian mengenai sesuatu obyek atau masalah yang diperoleh dari pemikiran yang runtut (sistematis), metode ilmiah, umum, dan kumulatif (bersusun timbun). Manajemen pendidikan dasar Islam adalah seni dan ilmu mengelola, mengatur sumber daya pendidikan dasar Islam untuk mencapai tujuan pendidikan dasar Islam secara efektif dan efisien. Struktur bangunan dasar ilmu pengetahuan meliputi: masalah, metode ilmiah, teori, hipotesis, logika, data-informasi, pembuktian, evaluasi, dan paradigma. Ilmu manajemen pendidikan dasar Islam telah memenuhi struktur bangunan dasar ilmu pengetahuan yang meliputi: Masalah, metode ilmiah, teori, hipotesis, logika, data-informasi, pembuktian, evaluasi, dan paradigma, sehingga ia secara otonom disebut ilmu pengetahuan, yakni ilmu pengetahuan manajemen pendidikan dasar Islam.
KONSTRUKTIVISME, ILMU PENGETAHUAN ALAM, DAN IMLEMENTASINYA DI TINGKAT SEKOLAH DASAR M. Luthfi Oktarianto
AL KAYYIS Vol 3 No 2 (2020): Oktober - Maret
Publisher : Institut Agama Islam Uluwiyah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47759/sbzaxd94

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk membahas implementasi materi Ilmpu Pengetahuan Alam serta kedudukan materi tersebut di tingkat sekolah dasar. Penelitian kualitatif ini menggunakan pendekatan studi pustaka. Data berasal dari berbagai buku teori filsafat ilmu dan buku tentang keilmuan pendidikan dasar serta ilmu pengetahuan alam yang dihubungkan satu sama lain. Data dianalisis menggunakan teknik analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kurikulum 2013 memberikan kebebasan dalam memilih metode yang digunakan setiap pembelajaran sehingga pendidik dapan memberikan kontribusi dalam mencetah generasi baru Indonesia yang memahami Ilmu Pendidikan Alam hingga dapat di implementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Mengingat komponen terpenting dari konstruktivisme ini memerlukan semangat belajar dari perserta didik, pendidik diharapkan dalam menunjang keberhasilan suatu pembelajaran konstruktivisme, diperlukan kemampuan dalam memilih sebuah model pembelajaran yang efektif dalam mendukung pembelajaran berbasis konstruktivisme.
PEMBELAJARAN E-LEARNING DALAM MENCIPTAKAN KONSEP KEMANDIRIAN BELAJAR BAGI SISWA SEKOLAH DASAR Moch. Nurcholis Majid; Mazroatul Hidayah
AL KAYYIS Vol 3 No 2 (2020): Oktober - Maret
Publisher : Institut Agama Islam Uluwiyah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47759/btpgfm90

Abstract

Pemanfaatan kecangihan teknologi informasi dan komunikasi sangat membantu semua pihak seperti dalam dunia pendidikan. Pembelajaran E-learning sebagai bentuk inovasi dalam pemanfaatan teknologi dalam proses pembelajaran. Selain itu Elearning juga dapat dijadikan salah satu media pembelajaran yang dapat dilaksanakan pada saata pandemi yang mengakibatkan siswa belajar dari rumah. E-learning sangat membantu proses belajar dari rumah hal itu dikarenakan media e-learning dapat diakases dimana saja dan kapan saja melalui jejaring internet. Sehingga menjadikan para siswa sekolah dasar lebih mandiri dalam belajar dirumah. Hal itu mendukung konsep merdeka belajar yang menginginkan para siswa lebih aktif dan membaebaskan mereka memilih informasi yang ingin dipelajari sesuai dengan konsep teori belajar humanistik. Dan peran guru sebagai pendamping dalam mengunakan akses internet sebagai sumber belajar melalui media e-learning. Dengan peran pendampingan guru dalam pembelajaran e- learning saat pandemi seperti ini akan meningkatkan kemandirian siswa dalam belajar di rumah.
MULTIPLE INTELEGENCE TERHADAP PRESTASI BELAJARDI GENERASI ALPHA Risalul Ummah
AL KAYYIS Vol 3 No 2 (2020): Oktober - Maret
Publisher : Institut Agama Islam Uluwiyah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47759/f02d6x49

Abstract

Pada era revolusi di generasi alfa dimana di genarasi ini semua telah berbasis teknologi dan membawa dampak besar dalam berbagai bidang kehidupan salah satunya dibidang pendidikan bagi generasi z dan genarassi alpha. Kondisi tersebut mempengaruhi pola pendidikan yang mendorong setiap sekolah mampu meyelenggarakan proses pembelajaran untuk menjawab tantangan global dan mewadahi karakteristik generasi alpha. Multiple inetelegensi dengan perlibatan unsur teknologi dapat mewadahi karakteristik siswa di generasi alpha dalam proses pembelajaran. Hal tersebut dikarenakan multiple intelegence mememiliki banyak keragaman strategi pembelajaran yang berdasar pada keunikanan kecerdasan yang dimilikii siswa dan karakteristik masisng-masing siswa. Kecerdasan berpengaruh pada gaya belajar setiap siswa sehingga mempengaruhi prestasi belajar akademik ataupun non akademik. Boby Depoorter mengatatakan bahwasanya kegagalan seorang siswa karena kertidaksesuaian gaya mengajar. Multiple intelegence dalam proses pembelajaran dapat membantu memenuhi kebutuhan karakteristik siswa yang memiliki kecerdasan beragam. Kecerdasan yang beragam dapat terpenuhi maka prestasi belajar meningkat. Dengan demikian dapat dikatakan multiple intelegence di generasi alpha berpenagruh terhadap prestasi belajar siswa..

Page 1 of 3 | Total Record : 29