Penelitian pra eksperimen ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar efektivitas penerapan model Problem Based Learning untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis (KBK) dan hasil belajar peserta didik kelas XI Merdeka Peminatan Kimia SMAN 8 Makassar pada materi termokimia. Penelitian ini dilaksanakan pada semester genap tahun pelajaran 2024/2025. Populasi penelitian adalah peserta didik kelas XI Merdeka Peminatan Kimia SMAN 8 Makassar tahun ajaran 2024/2025 terdiri dari 5 kelas. Pengambilan sampel dilakukan secara acak, yaitu kelas XI Merdeka Peminatan Kimia 7. Instumen penelitian ini adalah tes kemampuan berpikir kritis untuk mengukur KBK dan hasil belajar. Data hasil penelitian diperoleh dari pretest dan posttest. Teknik analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial. Hasil analisis statistik deskriptif diperoleh rata-rata pencapaian indikator kemampuan berpikir kritis sebesar 76,38%, rata-rata ketuntasan hasil belajar sebesar 79,41%, dan rata-rata nilai N-gain sebesar 0,68 dengan kategori sedang. Berdasarkan hasil analisis statistik inferensial diketahui bahwa data tidak terdistribusi normal sehingga dilakukan uji Wilcoxon (pihak kiri), diperoleh Zhitung sebesar -5,0863 < Ztabel (-1,645) dengan H0 ditolak dan H1 diterima. Hal ini menunjukkan penerapan model Problem Based Learning efektif untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar peserta didik kelas XI Merdeka Peminatan Kimia SMAN 8 Makassar.
Copyrights © 2026