Perundungan (bullying) masih menjadi masalah serius di lingkungan sekolah dasar, termasuk di Madrasah Ibtidaiyah Mambaul Huda. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberikan edukasi anti-bullying kepada 61 siswa kelas IV, V, dan VI melalui media interaktif bernama "Papan Suara", yang memungkinkan siswa menulis-kan pengalaman, pengamatan, dan pesan terkait bullying pada sticky notes. Metode yang digunakan bersifat deskriptif, meliputi tahap persiapan, pemaparan materi, sesi tanya jawab, dan refleksi tertulis. Hasil menunjukkan bahwa 67% siswa pernah mengalami bullying secara langsung, dengan bullying verbal sebagai bentuk paling dominan (75%), diikuti bullying fisik (56%) dan sosial (38%). Dari 26 refleksi yang memuat respons, 11 siswa memilih melapor kepada guru atau orang tua dan 9 siswa membela korban, meski sebagian masih memilih diam karena takut. Beberapa siswa juga secara spontan menuliskan pesan-pesan anti-bullying. Temuan ini menunjukkan bahwa Papan Suara efektif sebagai media edukasi partisipatif yang membantu siswa mengekspresikan pengalaman tanpa harus berbicara langsung, sekaligus memberikan data awal yang bermanfaat bagi sekolah, guru, dan orang tua dalam merancang program pencegahan bullying yang berkelanjutan.
Copyrights © 2026