Jambura Edu Biosfer Journal
Vol 8, No 1 (2026): Jambura Edu Biosfer Journal

RESPON KANDUNGAN KLOROFIL JAGUNG MOMALA (Zea mays L.) TERHADAP BERBAGAI DOSIS INOKULUM ACTINOMYCETES

Salma Puasa (Program Studi Biologi, Jurusan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Gorontalo, Jl. Prof. Dr. Bj. Ing. Habibie, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo- Indonesia)
Novri Youla Kandowangko (Program Studi Biologi, Jurusan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Gorontalo, Jl. Prof. Dr. Bj. Ing. Habibie, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo- Indonesia)
Muhammad Isra (Fakultas Pertanian, Universitas Negeri Gorontalo, Jl. Prof. Dr. Bj. Ing. Habibie, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo- Indonesia)
Jusna Ahmad (Program Studi Biologi, Jurusan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Gorontalo, Jl. Prof. Dr. Bj. Ing. Habibie, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo- Indonesia)
Yuliana Retnowati (Program Studi Biologi, Jurusan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Gorontalo, Jl. Prof. Dr. Bj. Ing. Habibie, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo- Indonesia)
Aisyah Ahmad (Balai Penerapan Standar Instrumen Pertanian (BPSIP) Gorontalo- Indonesia)
Hayatiningsih Gubali (Fakultas Pertanian, Universitas Negeri Gorontalo, Jl. Prof. Dr. Bj. Ing. Habibie, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo- Indonesia)



Article Info

Publish Date
01 Mar 2026

Abstract

Jagung Momala (Zea mays L.) merupakan varietas jagung lokal Gorontalo yang memiliki nilai penting sebagai sumber pangan dan plasma nutfah daerah. Pemanfaatan Actinomycetes sebagai biostimulan mikroba berpotensi mendukung aktivitas fisiologis tanaman melalui peningkatan ketersediaan dan penyerapan unsur hara. Penelitian ini bertujuan menganalisis respons kandungan klorofil jagung Momala terhadap pemberian berbagai dosis inokulum Actinomycetes. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan tiga perlakuan, yaitu MA0 (tanpa Actinomycetes), MA1 (5 g inokulum), dan MA2 (10 g inokulum), masing-masing dengan tiga ulangan. Kandungan klorofil a, klorofil b, dan klorofil total dianalisis pada umur 49 dan 56 hari setelah tanam (HST) menggunakan metode spektrofotometri. Data dianalisis menggunakan analisis varians (ANOVA) pada taraf signifikansi 5%. Secara deskriptif, perlakuan MA2 menunjukkan kandungan klorofil b dan klorofil total tertinggi pada umur 49 dan 56 HST, sedangkan kandungan klorofil a tertinggi ditemukan pada MA0 pada umur 49 HST dan MA1 pada umur 56 HST. Namun, hasil ANOVA menunjukkan bahwa pemberian Actinomycetes tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kandungan klorofil a, klorofil b, maupun klorofil total pada kedua waktu pengamatan (P 0,05). Dengan demikian, pemberian inokulum Actinomycetes pada dosis 5 dan 10 g per polybag belum menunjukkan perubahan kandungan klorofil jagung Momala yang signifikan secara statistik.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

edubiosfer

Publisher

Subject

Earth & Planetary Sciences Education

Description

Tujuan dari jurnal ini adalah menyediakan tempat bagi para akademisi, peneliti, dan praktisi untuk menerbitkan artikel atau artikel ulasan asli. Scoper dari artikel yang diterbitkan dalam jurnal ini berhubungan dengan berbagai topik, termasuk: Biologi, Pendidikan Biologi, Genetika, Bioteknologi, ...