Keamanan pangan merupakan aspek fundamental dalam penyelenggaraan konsumsi di lingkungan asrama karena makanan yang tidak memenuhi persyaratan higienitas berpotensi menyebabkan penyakit bawaan pangan (foodborne diseases). Penerapan sanitasi yang baik serta verifikasi mikrobiologi secara berkala diperlukan untuk memastikan mutu dan keamanan makanan yang dikonsumsi siswa. Pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan standar keamanan pangan di Asrama SMA Karangturi Semarang melalui edukasi sanitasi dan pengujian mikrobiologi. Kegiatan ini melibatkan sembilan vendor katering pengelola konsumsi harian siswa. Tim pelaksana menggunakan metode pendidikan masyarakat berupa penyuluhan higienitas dapur dan difusi teknologi melalui uji klinis. Tim mengumpulkan data kualitatif melalui wawancara dan observasi partisipatif, serta mengambil sampel makanan secara aseptik. Evaluasi klinis menggunakan media selektif Salmonella Shigella (SS) Agar. Hasil kegiatan membuktikan peningkatan kesadaran dan transformasi perilaku pekerja katering dalam mencegah kontaminasi silang. Hasil pengujian laboratorium mengonfirmasi kesembilan sampel makanan negatif dari kontaminasi bakteri Salmonella dan Shigella. Kolaborasi edukasi persuasif dan audit laboratorium ini terbukti efektif mencegah risiko penyakit bawaan makanan. Program ini berhasil memberikan jaminan kesehatan yang mutlak bagi seluruh siswa asrama.
Copyrights © 2026