Kesehatan mental telah menjadi isu global yang krusial, termasuk di Indonesia, di mana anak-anak, perempuan dan remaja menjadi kelompok yang paling rentan. Minimnya pengetahuan masyarakat pedesaan dalam mengelola emosi, menjadi latar belakang utama pelaksanaan program ini. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan mental serta membangun kemandirian ekonomi pada masyarakat Dusun Ngepet, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah kolaboratif-partisipatif yang meliputi tahap persiapan, perencanaan, analisis kebutuhan, impelentasi tindakan dan evaluasi serta pemberian rekomendasi. Kegiatan inti pengabdian ini terdiri dari 3 program utama. Pertama pengenalan emosi dan edukasi kesehatan mental melalui inovasi pemutaran film animasi berjudul ‘inside out’ dan sesi psikoedukasi oleh psikolog. Kedua adalah pelaksanaan senam sehat sebagai upaya menjaga keseimbangan kesehatan fisik dan mental serta memperkuat interaksi sosial antarwarga. Ketiga, pelatihan ekonomi kreatif melalui workshop pembuatan kerajinan tangan dari manik-manik untuk menumbuhkan keterampilan wirausaha sejak dini. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan antusiasme dan pemahaman peserta mengenai pengelolalaan emosi serta pentingnya kesejahteraan psikologis. Meskipun terdapat kendala teknis terkait manajemen waktu dan jadwal, program ini berhasil meletakkan dasar kesadaran kesehatan mental bagi peserta. Sebagai rekomendasi, diharapkan kegiatan serupa dapat diintegrasikan dengan kegiatan rutin dusun untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026