Pemberian ASI eksklusif memerlukan dukungan keluarga karena keputusan dan praktik menyusui berlangsung dalam lingkungan rumah tangga. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan keluarga mengenai ASI eksklusif melalui edukasi dan pembentukan keluarga pendamping ASI. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan pemberdayaan keluarga yang mencakup tahap persiapan, edukasi, pendampingan, evaluasi, dan pelaporan. Materi meliputi konsep ASI eksklusif, klasifikasi ASI, fisiologi laktasi, dukungan keluarga, serta peran keluarga pendamping ASI. Evaluasi pengetahuan dilakukan secara deskriptif menggunakan pretest dan posttest pada 50 peserta. Sebelum edukasi, 20 peserta (40%) dikategorikan memahami materi dan 30 peserta (60%) belum memahami. Setelah edukasi, jumlah peserta yang memahami meningkat menjadi 40 orang (80%), sedangkan yang belum memahami menurun menjadi 10 orang (20%). Seluruh sasaran yang tercatat mengikuti rangkaian kegiatan dan peserta menunjukkan respons positif selama penyuluhan dan pendampingan. Hasil tersebut menunjukkan peningkatan proporsi pemahaman sebesar 40 poin persentase setelah intervensi edukasi. Pemberdayaan keluarga melalui edukasi terstruktur dan pendampingan berpotensi menjadi strategi promotif untuk memperkuat dukungan keluarga terhadap keberhasilan ASI eksklusif. Keberlanjutan kegiatan perlu diarahkan pada pendampingan keluarga secara berkala dan integrasi dengan pelayanan kesehatan setempat.
Copyrights © 2026