Kualitas makanan serta pelayanan masih berpengaruh besar terhadap kepuasan pasien. Berdasarkan dinegara Ethiopia 33,6% pasien yang puas, Swedia dan Kanada salah satunya tercatat 3,09% dari 5 rumah sakit dan pengalaman 3,54% dari 5 tersebut keduanya masih berada dibawah standar pembanding (benchmark) sebesar 4. Tujuan menganalisis apakah ada hubungan antara variasi menu makanan dan pelayanan makanan dengan tingkat kepuasan pasien rawat inap di RSUD Anutapura Palu. Metode: Penelitian ini menggunakan analitik kuantitatif dengan metode cross sectional. Populasi penelitian berjumlah 665 pasien dengan sampel sebanyak 87 responden yang menggunakan teknik purposive sampling dengan rumus slovin. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dan dianalisis secara univariat dan analisis bivariat menggunakan uji chi-square dengan tingkat signifikan α = 0,05. Hasil Penelitian : Sebagian besar responden berusia 17-25 tahun sebanyak 47 orang (54,0%), perempuan sebanyak 50 orang (57,5%), beragama islam 69 orang (79,3%), suku kaili sebanyak 40 orang (46,0%) dan lama perawatan sebagian besar terdapat 59 orang (67,8%) selama 3 hari. Sebagian besar responden menilai variasi menu makanan bervariasi sebanyak 78 orang (89,7%), sedangkan pelayanan makanan dinilai kurang baik oleh 50 orang (57,5%). Hasil analisis uji Chi-Square menunjukkan ada hubungan antara variasi menu makanan dengan tingkat kepuasan pasien rawat inap (p = 0,008) dan pelayanan makanan terdapat hubungan dengan tingkat kepuasan pasien rawat inap (p = 0,002).
Copyrights © 2026