Keterlambatan bicara atau Speech Delay merupakan kondisi ketika seorang anak mengalami kesulitan dalam mengembangkan kemampuan bicara dan komunikasi yang sesuai dengan tahapan perkembangan normalnya. Hal ini dapat dipengaruhi oleh pola asuh dan stimulasi yang diberikan kepada anak. Tujuan penelitian adalah dianalisisnya hubungan pola asuh dan stimulasi bahasa dengan speech delay pada anak pra sekolah di Desa Tongoa Kecamatan Palolo Kabupaten Sigi. Metode: Jenis penelitian kuantitatif dengan rancangan Cross-sectional. Populasi dalam penelitian adalah orang tua yang memiliki anak usia pra sekolah yang berjumlah 346 orang, jumlah sampel dihitung dengan rumus slovin yaitu 78 responden yang di ambil dengan Purposive sampling. Analisis menggunakan univariat dan bivariat. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar orang tua menerapkan pola asuh demokratis yaitu sebanyak 43 responden (55,1%), memiliki stimulasi bahasa dalam kategori baik yaitu sebanyak 68 responden (87,2%) dan anak yang mengalami Speech delay sebanyak 40 orang (51,3%). Hasil uji analisis masing-masing variabel antara pola asuh dengan kejadian speech delay adalah 0,002 sedangkan antara variabel stimulasi bahasa dengan kejadian speech delay adalah 0,007. Simpulan: Terdapat hubungan antara pola asuh dan stimulasi bahasa dengan Speech Delay pada anak pra sekolah di Desa Tongoa Kecamatan Palolo Kabupaten Sigi.
Copyrights © 2026