Latar belakang: Kusta adalah penyakit infeksi menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium leprae, yang dapat menyebabkan kerusakan jaringan dan berpotensi mengakibatkan kerusakan permanen pada bagian tubuh tertentu. Selama lima tahun terakhir (2020–2025), terjadi kecenderungan kasus secara fluktuatif dengan jumlah berturut-turut kejadian kusta 12,12, 21,18,22, dan 24 kasus di Sukoharjo, target nasional untuk pemberantasan kusta adalah kurang dari satu kasus per 10.000 orang . Penemuan Kasus Baru Kusta (NCDR/New Case Detection Rate ), persentase kasus baru di Kabupaten Sukoharjo sebesar 2,61 % pada tahun 2025. Penyebab kasus kusta di Kabupaten Sukoharjo Penemuan kasus baru kusta diduga berasal dari riwayat kontak paparan, faktor personal hygeine, dan riwayat dengan kontak tetangga sebagai penyebab ditemukannya kasus kusta di Kabupaten Sukoharjo. Tujuan penelitian: Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan riwayat kontak paparan, personal hygiene, dan riwayat kontak dengan tetangga terhadap kusta di Kabupaten Sukoharjo. Metode penelitian: studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan studi kasus -kontrol. Penelitian dilakukan pada bulan Desember hingga Maret 2026 di beberapa lokasi di Kabupaten Sukoharjo , antara lain Bendosari, Bulu, Baki, Weru, Tawangsari , Sukoharjo, Polokarto , Nguter, Grogol, Gatak, dan Mojolaban. Sampel terdiri dari 24 responden kasus dan 24 responden kontrol . Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Pengambilan sampel dengan rasio 1: 1. Analasis data bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil: Hasil uji statistik menunjukkan hubungan kontak paparan (p-value 0.003, OR= 7.000), personal Hygiene (p-value 0.020 OR= 4.048), sedangkan yang tidak terdapat hubungan yaitu kontak tetangga (p-value 0.247 OR= 1.970). Oleh sebab itu, diperlukan peningkatan skrining dari petugas kesehatan melalui kontak paparan dan edukasi kepada masyarakat tentang kusta dan cara pencegahannya.
Copyrights © 2026