Kecemasan sosial adalah salah satu masalah yang sering dihadapi oleh remaja dan dapat menghalangi hubungan sosial, rasa peraya diri, serta keterlibatan dalam proses belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi seberapa efektif konseling kognitif behavioral dengan teknik mindfulness dalam mengatasi kecemasan sosial pada siswa SMP Negeri 6 Singaraja. Penelitian ini menerapkan metode Single Subject Reseacrh dengan desain A-B-A yang mencakup fase baseline 1 (A1), fase intervensi (B), dan fase baseline 2 (A2). Subjek yang terlibat dalam penelitian ini terdiri dari tiga siswa dengan tingkat kecemasan yang tinggi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan kuesioner terkaitkecemasan sosial, dan kemudian dianalisis menggunakan analisis visual serta Uji Wilcoxon untuk data berjenjang. Hasil dari penelitian ini menunjukan adanya penurunan skor kecemasan sosial pada semua subjek dari fase 1 ke fase intervensi dan berlanjut hingga fase baseline 2. Uji Wilcoxon menunjuka nili J hitung = 0 dan J tabel = 0, yang berarti hipotesis penelitian diterima. Temuan ini membuktikan bahwa konseling kognitif behavior dengan teknik minfulness berhasil mengurangi kecemasan sosial pada siswa.
Copyrights © 2026