Gedung Bedah Pria RSUD Datu Beru Aceh Tengah merupakan fasilitas kesehatan yang memerlukan sistem fondasi yang aman dan andal. Ditemukannya indikasi penurunan lantai pada beberapa ruangan mendorong dilakukannya penelitian untuk mengevaluasi daya dukung fondasi, penurunan tanah, dan respons tanah terhadap pembebanan statik maupun dinamik. Penelitian ini bertujuan menganalisis daya dukung fondasi telapak, penurunan tanah, serta respons tanah di dasar fondasi menggunakan metode analitis dan Finite Element Method (FEM). Analisis statik dilakukan dengan metode Terzaghi dan Meyerhof, sedangkan analisis dinamik menggunakan metode Richards dan pemodelan PLAXIS 2D. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daya dukung fondasi telapak berdasarkan metode Terzaghi dan Meyerhof masih memenuhi persyaratan keamanan. Penurunan total hasil analisis sebesar 7,55 mm, sedangkan hasil pemodelan FEM menunjukkan penurunan sebesar 1,889 mm pada kondisi statik dan 1,906 mm pada analisis konsolidasi. Analisis dinamik menunjukkan respons tanah berupa rotasi yang menyebabkan uplift di sekitar fondasi serta deformasi akibat pembebanan gempa. Secara keseluruhan, tegangan kerja masih lebih kecil daripada daya dukung izin dan penurunan yang terjadi masih berada di bawah batas penurunan yang diizinkan, sehingga fondasi telapak dinyatakan masih aman dalam mendukung beban statik dan tetap menunjukkan perubahan respons tanah akibat pembebanan dinamik.
Copyrights © 2026