Penelitian ini mengkaji konsep manusia dalam perspektif Al-Qur’an dengan menelusuri unsur penciptaan, kedudukan, potensi, serta kelemahannya sebagaimana dijelaskan dalam berbagai ayat. Manusia dipahami sebagai makhluk istimewa yang diciptakan dengan perpaduan dimensi jasmani dan ruhani, serta dianugerahi akal dan hati sebagai bekal untuk mengenal Allah dan melaksanakan amanah sebagai khalifah di bumi. Al-Qur’an menegaskan bahwa manusia memiliki potensi positif yang besar, seperti kemampuan berpikir, belajar, serta mengembangkan diri untuk menciptakan peradaban yang bermanfaat. Namun, manusia juga memiliki kelemahan seperti tergesa-gesa, keluh kesah, serta kecenderungan mengikuti hawa nafsu dan godaan setan yang dapat menjauhkannya dari nilai-nilai ketuhanan. Melalui pendekatan kualitatif berbasis studi pustaka dan analisis isi, penelitian ini menunjukkan bahwa integrasi antara aspek fisik dan spiritual merupakan kunci utama dalam membentuk pribadi manusia yang seimbang dan bertanggung jawab. Pemahaman yang mendalam mengenai hakikat manusia menurut Al-Qur’an diharapkan mampu meningkatkan kesadaran diri, memperbaiki moralitas, serta mengarahkan manusia untuk menjalankan fungsi kekhalifahannya secara optimal sesuai tuntunan Islam.
Copyrights © 2026