Sektor pertanian di Kota Palangka Raya memegang peranan penting dalam mendukung perekonomian lokal. Namun, kelompok tani masih menghadapi berbagai tantangan, salah satunya adalah inefisiensi dalam pengelolaan sumber daya air untuk irigasi. Praktik penyiraman secara manual dapat menyebabkan pemborosan air, terutama dalam menghadapi kondisi iklim yang tidak menentu dan potensi kekeringan. Selain itu, hasil panen yang tidak terserap pasar dapat menjadi limbah organik yang berpotensi mencemari lingkungan apabila tidak dikelola dengan baik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemanfaatan limbah organik melalui pengolahan menjadi eco-enzyme serta penerapan teknologi SiABE (Sistem Agroboost Eco-Enzyme) sebagai sistem penyiraman otomatis berbasis Internet of Things (IoT). Mitra kegiatan adalah Kelompok Tani Anugrah Bumi di Kota Palangka Raya. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi sosialisasi, pelatihan pembuatan eco-enzyme, sosialisasi dan pelatihan pembuatan serta penggunaan SiABE, penerapan teknologi, dan pendampingan serta evaluasi. Kegiatan mencakup pemanfaatan limbah organik sebagai bahan eco-enzyme, pengenalan teknologi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dan IoT, pemasangan komponen sistem penyiraman otomatis, serta praktik penggunaan SiABE. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mitra dapat mengikuti proses pembuatan eco-enzyme dan mengoperasikan sistem SiABE yang diterapkan. Sistem SiABE dapat digunakan untuk mendistribusikan campuran eco-enzyme dan air secara otomatis melalui sistem penyiraman yang dapat dipantau. Kegiatan ini memberikan pengalaman dan pengetahuan kepada mitra mengenai pemanfaatan limbah organik serta penerapan teknologi penyiraman otomatis berbasis PLTS dan IoT untuk mendukung pengelolaan tanaman.
Copyrights © 2026