Pemahaman peserta didik terhadap Hukum Hooke kerap terhambat karena materi ini menuntut penalaran atas besaran-besaran yang sulit divisualisasikan, seperti gaya pegas, konstanta, dan perubahan panjang, sementara pembelajaran masih didominasi ceramah dengan minim unsur visual—kondisi yang memicu banyak kesalahan konsep di kalangan siswa. Kajian ini disusun untuk mengulas secara terstruktur kontribusi berbagai media pembelajaran terhadap pemahaman materi tersebut, merujuk pada hasil-hasil riset terdahulu. Pendekatan yang digunakan adalah tinjauan literatur sistematis bersifat deskriptif-kualitatif mengikuti alur PRISMA, mencakup penjaringan, penyeleksian, pengujian kelayakan, hingga penetapan artikel terpilih, dan menghasilkan sembilan rujukan dari Google Scholar periode 2020–2025. Sembilan media yang dikaji—mulai dari alat peraga Arduino, simulasi PhET, laboratorium virtual, realitas maya, Adobe Flash CS6, flipbook, hingga LKPD berbasis web dan EPUB—seluruhnya terbukti layak, praktis, dan efektif diterapkan. Penelusuran istilah berulang dalam temuan tersebut mengarah pada tiga capaian utama: perbaikan hasil belajar, penguatan pemahaman konsep, dan tumbuhnya kemampuan berpikir kritis. Ketepatan pemilihan media sesuai karakteristik materi pun menjadi penentu keberhasilan pembelajaran. Riset lanjutan disarankan merancang media yang lebih optimal mendorong kemampuan berpikir tingkat tinggi (HOTS).
Copyrights © 2026