Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PjBL Berbasis Scaffolding dalam Kreativitas Mahasiswa: Tinjauan dari Beban Kognitif dan Memori Kerja: Scaffolding-Based PjBL in Student Creativity: A Review of Cognitive Load and Working Memory Rasydah Nur Tuada; Bilferi Hutapea; Fauziah A
Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 5 No. 03 (2025): Research Articles, December 2025
Publisher : ITScience (Information Technology and Science)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/educendikia.v5i03.7494

Abstract

Creativity among prospective Physics teachers is very important. Still, the results of the final project are often not optimal due to the alleged high cognitive load, which limits working memory capacity. This study aims to analyse the effect of the scaffolding-based Project-based Learning (PjBL) model on Final Project Creativity, and to examine its role in moderating Cognitive Load and Working Memory. The study used a quantitative method with a quasi-experimental design (pretest-posttest non-equivalent control group design). The sample consisted of 34 students, divided into an experimental group (n=17) that implemented scaffolding-based PjBL and a control group (n=17) that implemented PjBL without scaffolding. Data analysis used MANCOVA. The MANCOVA results showed that scaffolding-based PjBL had a very significant effect on the combination of dependent variables (Wilks' Lambda, Sig.=0.000). Specifically, the experimental group showed lower Cognitive Load (Average=56.88) than the control group (Average=71.65). In addition, there was a significant increase in Creativity (Average 91.18 vs. 69.82) and Working Memory (Average 86.35 vs. 64.65). This finding was further validated by the Complex Span Task, which showed a 58% increase in working memory capacity in the experimental group. Scaffolding interventions have been proven effective in optimising cognitive processes by reducing extraneous cognitive load, thereby freeing up Working Memory capacity to facilitate deeper creative thinking processes. This study demonstrates the importance of structured support in managing cognitive load to enhance creativity.
Pendampingan Praktikum Fisika Untuk Menumbuhkan Minat Terhadap Sains pada Peserta Didik MTs DDI Lapeo Nursakinah Annisa Lutfin; Fauziah A; Rasydah Nur Tuada; Dewi Sartika; Nurlina Nurlina
Sipakaraya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): Sipakaraya : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/sipakaraya.v3i2.4933

Abstract

Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan untuk mengatasi permasalahan mitra MTs DDI Lapeo yaitu banyak peserta didik yang menunjukkan ketertarikan rendah terhadap pelajaran sains, khususnya dalam bidang ilmu fisika. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk menumbuhkan minat sains peserta didik MTs DDI Lapeo melalui kegiatan pendampingan praktikum fisika. Kegiatan ini dilaksanakan di MTs DDI Lapeo, Desa Lapeo Kab. Polewali Mandar Sulawesi Barat pada 06 Juli sampai 06 September 2024 dengan 17 orang peserta yang terdiri dari peserta didik di MTs DDI Lapeo. Pendampingan praktikum fisika yang dilakukan terdiri dari lima unit percobaan yaitu yaitu Suhu dan Kalor, Prinsip Archimedes, Ayunan Sederhana, Usaha Pada Bidang Miring dan Hukum Hooke. Setelah praktikum selesai, peserta didik dilatih untuk mengolah dan menganalisis data hasil praktikum. Selain itu peserta didik diajarkan pentingnya rasa ingin tahu, menghargai data hasil praktikum, berpikir kritis, kreatif, berpikiran terbuka dan kerjasama, ketekunan, dan menumbuhkan sikap peka terhadap lingkungan dalam bereksperimen dan belajar sains. Berdasarkan hasil pelaksanaan dan evaluasi pengabdian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa kegiatan pendampingan praktikum fisika telah berhasil menumbuhkan minat sains peserta didik di MTs DDI lapeo. Pendampingan praktikum berjalan lancar dan peserta didik memberikan respon positif terkait kegiatan praktikum yang dilaksanakan.