Pendahuluan: Tersedak merupakan kondisi kegawatdaruratan pada balita yang dapat menyebabkan kematian apabila tidak ditangani secara cepat dan tepat. Rendahnya pengetahuan dan keterampilan ibu dalam memberikan pertolongan pertama memerlukan edukasi yang efektif. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh edukasi VIDSION (Video and Simulation) terhadap pengetahuan dan keterampilan ibu dalam penanganan tersedak pada balita. Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi-experimental dengan pendekatan one-group pretest-posttest. Sampel berjumlah 51 ibu yang memiliki balita di Desa Jubel Kidul, Kecamatan Sugio, Kabupaten Lamongan, dipilih menggunakan teknik consecutive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner pengetahuan dan lembar observasi keterampilan. Data dianalisis menggunakan uji paired t-test. Hasil: Edukasi VIDSION meningkatkan rerata pengetahuan ibu dari 61,96 menjadi 87,25 dan keterampilan dari 11,3 menjadi 84,6. Hasil uji paired t-test menunjukkan perbedaan yang signifikan sebelum dan sesudah intervensi pada pengetahuan dan keterampilan (p-value = 0,000; p<0,05). Simpulan : Edukasi VIDSION efektif meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu dalam penanganan tersedak pada balita melalui kombinasi media video dan simulasi yang memberikan pemahaman visual serta pengalaman praktik secara langsung.
Copyrights © 2026