Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji krisis integritas mahasiswa serta implikasinya terhadap bimbingan konseling Islam. Penelitian menggunakan metode literature review dengan mengkaji berbagai jurnal terkait integritas akademik dan bimbingan konseling Islam. Hasil kajian menunjukkan bahwa krisis integritas mahasiswa masih sering terjadi dalam bentuk plagiarisme, menyontek, serta penyalahgunaan teknologi digital dan AI dalam proses akademik. Permasalahan tersebut dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal, seperti rendahnya kontrol diri, tekanan akademik, perkembangan teknologi, dan lemahnya pemahaman etika akademik. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa bimbingan konseling Islam memiliki peran penting dalam membantu mahasiswa membangun integritas melalui penguatan nilai moral dan spiritual. Implikasi penelitian diwujudkan dalam bentuk rancangan program bimbingan konseling Islam untuk membantu mahasiswa membangun kesadaran diri, tanggung jawab, serta perilaku jujur dalam kehidupan akademik maupun sehari-hari.
Copyrights © 2026