Jurnal Ilmu Sosial Humaniora Indonesia
Vol 6 No 2 (2026): JISHI - Agustus 2026

Pengembangan Alat Ukur Techno-stress Pada Pekerja Formal

Vasya Azkiya Salsabila (Program Studi Psikologi, Fakultas Psikologi, Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur, Indonesia)
Alia Nabilah Ramadhani (Program Studi Psikologi, Fakultas Psikologi, Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur, Indonesia)
Tira Yunanda (Program Studi Psikologi, Fakultas Psikologi, Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur, Indonesia)
Viona Amelia Putri (Program Studi Psikologi, Fakultas Psikologi, Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur, Indonesia)
Ayu Agista Putri (Program Studi Psikologi, Fakultas Psikologi, Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur, Indonesia)
Sasi Aisyah Kurnia (Program Studi Psikologi, Fakultas Psikologi, Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur, Indonesia)
Muslimin Nulipata (Program Studi Psikologi, Fakultas Psikologi, Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur, Indonesia)
Rahayu Farida (Program Studi Psikologi, Fakultas Psikologi, Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur, Indonesia)
Desti Purnamasari (Program Studi Psikologi, Fakultas Psikologi, Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur, Indonesia)



Article Info

Publish Date
31 Aug 2026

Abstract

Techno-stress adalah stres, kecemasan, atau ketegangan mental yang timbul dari penggunaan teknologi secara berlebihan atau ketidakmampuan beradaptasi terhadap perubahan teknologi yang cepat. Penelitian ini bertujuan mengembangkan alat ukur techno-stress yang valid dan reliabel bagi pekerja formal di Indonesia berdasarkan lima dimensi: techno-overload, techno invasion, psychological impacts, physiological impacts, dan organizational implication. Sebanyak 236 pekerja formal dari berbagai sektor berpartisipasi sebagai responden. Menggunakan pendekatan kuantitatif, validasi skala dilakukan melalui Content Validity Index (CVI) Aiken oleh enam expert judgment, dilanjutkan uji validitas konstruk dengan Confirmatory Factor Analysis (CFA) dan uji reliabilitas. Seleksi aitem menghasilkan 25 aitem final dengan model yang fit (CFI = 0,954) dan Cronbach’s Alpha = 0,924. Kebaruan instrumen ini terletak pada cakupan kelima dimensi techno-stress yang mengintegrasikan kelima dimensi dalam satu alat ukur yang divalidasi secara empiris pada pekerja formal di Indonesia, sehingga mengisi kesenjangan instrumen yang belum tersedia untuk populasi ini. Instrumen ini dapat dimanfaatkan organisasi dan praktisi SDM untuk merancang intervensi manajemen stres kerja di era digital.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jishi

Publisher

Subject

Religion Arts Humanities Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Social Sciences

Description

Jurnal Ilmu Sosial Humaniora Indonesia (JISHI) merupakan Jurnal Ilmiah Nasional yang menerbitkan artikel hasil penelitian dan gagasan ilmiah dari Dosen, Peneliti, dan Praktisi dari seluruh Indonesia . JISHI memiliki fokus dan ruang lingkup yang terdiri dari 1. Ilmu Sosial 2. Humaniora Jurnal Ilmu ...