Desti Purnamasari
Program Studi Psikologi, Fakultas Psikologi, Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur, Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Efektivitas Menggambar Dalam Mengurangi Emosi Negatif Pada Mahasiswa Santi Santi; Erika Erika; Ira Natasya Iswandari; Sheti Sheti; Esrin Esrin; Indo Sennang; Desti Purnamasari
Jurnal Ilmu Sosial Humaniora Indonesia Vol 6 No 2 (2026): JISHI - Agustus 2026
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jishi.520

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas kegiatan menggambar ekspresif dalam mengurangi emosi negatif pada mahasiswa. Emosi negatif seperti stres, kecemasan, dan depresi dapat berdampak pada kesejahteraan psikologis serta aktivitas akademik mahasiswa apabila tidak dikelola dengan baik. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain one-group pretest–posttest. Subjek penelitian berjumlah 14 mahasiswa di Kalimantan Timur yang tergabung dalam satu kelompok eksperimen. Pengukuran emosi negatif dilakukan menggunakan instrumen Depression Anxiety Stress Scale (DASS-21) sebelum dan sesudah intervensi menggambar. Intervensi berupa kegiatan menggambar ekspresif selama satu jam tanpa penilaian hasil gambar, sehingga peserta dapat mengekspresikan emosi secara bebas. Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon Signed Ranks karena data tidak berdistribusi normal dan jumlah subjek kurang dari 30. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan menggambar tidak efektif secara statistik dalam menurunkan emosi negatif dengan nilai signifikansi sebesar 0,058 (p > 0,05). Meskipun demikian, hasil wawancara menunjukkan manfaat subjektif berupa perasaan lebih rileks, tenang, dan lega setelah menggambar. Dengan demikian, kegiatan menggambar berpotensi menjadi sarana coping dan relaksasi emosional bagi mahasiswa meskipun belum terbukti signifikan secara kuantitatif. Temuan kualitatif ini mengisyaratkan bahwa menggambar ekspresif dapat diintegrasikan sebagai salah satu strategi pendukung layanan kesehatan mental berbasis kampus, sehingga disarankan penelitian lanjutan dengan durasi intervensi yang lebih panjang dan desain terkontrol untuk menguji efektivitasnya secara lebih meyakinkan.
Pengembangan Alat Ukur Techno-stress Pada Pekerja Formal Vasya Azkiya Salsabila; Alia Nabilah Ramadhani; Tira Yunanda; Viona Amelia Putri; Ayu Agista Putri; Sasi Aisyah Kurnia; Muslimin Nulipata; Rahayu Farida; Desti Purnamasari
Jurnal Ilmu Sosial Humaniora Indonesia Vol 6 No 2 (2026): JISHI - Agustus 2026
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jishi.539

Abstract

Techno-stress adalah stres, kecemasan, atau ketegangan mental yang timbul dari penggunaan teknologi secara berlebihan atau ketidakmampuan beradaptasi terhadap perubahan teknologi yang cepat. Penelitian ini bertujuan mengembangkan alat ukur techno-stress yang valid dan reliabel bagi pekerja formal di Indonesia berdasarkan lima dimensi: techno-overload, techno invasion, psychological impacts, physiological impacts, dan organizational implication. Sebanyak 236 pekerja formal dari berbagai sektor berpartisipasi sebagai responden. Menggunakan pendekatan kuantitatif, validasi skala dilakukan melalui Content Validity Index (CVI) Aiken oleh enam expert judgment, dilanjutkan uji validitas konstruk dengan Confirmatory Factor Analysis (CFA) dan uji reliabilitas. Seleksi aitem menghasilkan 25 aitem final dengan model yang fit (CFI = 0,954) dan Cronbach’s Alpha = 0,924. Kebaruan instrumen ini terletak pada cakupan kelima dimensi techno-stress yang mengintegrasikan kelima dimensi dalam satu alat ukur yang divalidasi secara empiris pada pekerja formal di Indonesia, sehingga mengisi kesenjangan instrumen yang belum tersedia untuk populasi ini. Instrumen ini dapat dimanfaatkan organisasi dan praktisi SDM untuk merancang intervensi manajemen stres kerja di era digital.
Analisis Psikometrik Skala Strategi Coping Mahasiswa dalam Menyelesaikan Beban Akademik Berbasis CVI AIKEN dan CFA Adinda Taradiva Roni Saputri; Dhaniel Yudha Prasetyo; Athya Febriana Putri; Auliya Zahra Rizki Ananda; Laila Muzzammil Nur; Rita Aprilia Putri; Rahayu Farida; Desti Purnamasari
Jurnal Ilmu Sosial Humaniora Indonesia Vol 6 No 2 (2026): JISHI - Agustus 2026
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jishi.545

Abstract

Beban akademik merupakan tuntutan pembelajaran yang berpotensi menimbulkan stres akademik apabila dipersepsikan melebihi kemampuan mahasiswa untuk mengatasinya. Meskipun berbagai instrumen strategi coping telah digunakan, instrumen tersebut umumnya mengukur coping terhadap stres secara umum sehingga belum secara spesifik mengukur strategi coping mahasiswa dalam menghadapi beban akademik. Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan menguji kualitas psikometrik Skala Strategi Coping Mahasiswa dalam Menghadapi Beban Akademik berdasarkan teori Lazarus dan Folkman (1984). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei terhadap 209 mahasiswa aktif dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Validitas isi diestimasi menggunakan teknik Content Validity Index (CVI) dari Aiken, validitas konstruk diestimasi menggunakan Confirmatory Factor Analysis (CFA), serta reliabilitas menggunakan Chronbach’s Alpha. Dari 150 item awal diperoleh 41 item yang memenuhi kriteria valid dan reliabel. Hasil CFA menunjukkan model memenuhi kriteria goodness of fit, sedangkan koefisien Chronbach’s Alpha sebesar 0,909 menunjukkan konsistensi internal yang sangat baik. Skala ini layak digunakan untuk mengevaluasi strategi coping mahasiswa dalam menghadapi beban akademik serta mendukung layanan konseling, pendampingan akademik, intervensi psikologis di perguruan tinggi.