Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Pengaruh Restrukturisasi Birokrasi Organisasi Terhadap Kepuasan Kerja Pegawai Muslimin Nulipata; Alimatus Sahrah; Reny Yuniasanti
Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 8, No 2 (2019): Volume 8, Issue 2, December 2019
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikostudia.v8i2.2751

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh restrukturisasi birokrasi organisasi terhadap kepuasan kerja pegawai. Jenis penelitian yang digunakan adalah Eksperimen dengan jenis rancangan “Nonequivalent control group design”. Subjek Penelitian ini berjumlah 15 pegawai yang dibagi menjadi 2 kelompok, yaitu kelompok eksperimen dengan jumlah 8 pegawai dan kelompok kontrol dengan jumlah 7 pegawai dengan pemilihan subjek menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah angket kepuasan kerja pegawai yang diadaptasi dari Job Descriptive Index menurut Gibson et.al. (2009). Teknik analisis data menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test dengan bantuan program SPSS versi 22 for windows. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa restrukturisasi birokrasi organisasi dapat meningkatkan kepuasan kerja pegawai menjadi lebih tinggi., dengan nilai Z = -2,524 dan nilai p = 0,012 (< 0,05). Semakin proporsional struktur birokrasi organisasi akan semakin meningkatkan kepuasan kerja pegawai.
Hubungan Harga Diri dengan Kematangan Karier Pada Mahasiswa Akhir Program Studi Psikologi Siti Dwi Yana S; Aniq Hudiyah Bil Haq; Muslimin Nulipata
Jurnal Ilmu Sosial Humaniora Indonesia Vol 2 No 2 (2022): JISHI - Desember 2022
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jishi.45

Abstract

Banyaknya lulusan sarjana memunculkan persaingan dalam memperoleh pekerjaan, karena hal ini berkaitan dengan karier seorang individu. Perencanaan karier yang sudah disiapkan dengan matang akan mendorong individu untuk berusaha menggapai karier yang diinginkan sesuai dengan kemampuan, minat dan bakat yang dimiliki. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara harga diri dengan kematangan karier pada mahasiswa tingkat akhir Program Studi Psikologi. Hipotesis yang diajukan pada penelitian ini adalah adanya hubungan harga diri dengan kematangan karier pada mahasiswa tingkat akhir Program Studi Psikologi. Subjek penelitian adalah mahasiswa aktif semester akhir pada Program Studi Psikologi Universitas di Samarinda yang berusia 20-30 tahun dengan jumlah 70 orang. Metode pengumpulan data dengan menggunakan metode skala yaitu skala harga diri dan skala kematangan karier. Jenis penelitian yakni penelitian kuantitatif. Teknik pengambilan sampel adalah purposive sampling dan teknik analisis data menggunakan korelasi product moment. Hasil uji korelasi antara variabel harga diri dengan kematangan karier diperoleh nilai rxy (0,769) dengan p= 0,000 (p<0,05). Berdasarkan hasil analisis data pada penelitian disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara harga diri dengan kematangan karier.
Hubungan Dukungan Sosial Dengan Produktivitas Kerja Pada Pegawai Badan Narkotika Nasional di Kota Samarinda Dian Putriana; Dini Mesi Eriawati; Muslimin Nulipata
Jurnal Ilmu Sosial Humaniora Indonesia Vol 3 No 1 (2023): JISHI - Juni 2023
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jishi.56

Abstract

Dukungan sosial pada perusahaan atau lembaga memiliki peran yang sangat penting untuk membangun lingkungan yang sehat dan bersahabat, sehingga dapat meningkatkan produktivitas kerja. Produktivitas kerja merupakan kunci utama dalam sebuah perusahaan atau lembaga agar dapat berkembang dan memberikan pelayanan terbaik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial dengan produktivitas kerja pada pegawai Badan Narkotika Nasional di Kota Samarinda. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif korelasional. Subjek penelitian berjumlah 103 pegawai Badan Narkotika Nasional di Kota Samarinda dengan menggunakan teknik sampling jenuh. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan instrumen berupa skala dukungan sosial dan produktivitas kerja. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis korelasi product moment Karl Pearson menggunakan SPSS 26 for Windows. Hasil penelitian ini adalah terdapat hubungan yang positif antara dukungan sosial dengan produktivitas kerja pada pegawai Badan Narkotika Nasional di Kota Samarinda (r = 0,588; p = 0,000 > 0,05). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi dukungan sosial maka semakin tinggi produktivitas kerja. Sebaliknya, semakin rendah dukungan sosial maka semakin rendah produktivitas kerjanya.
Pengaruh Stress Kerja Terhadap Pengungkapan Diri Karyawan Di Media Sosial Firdahul Jannah; Dian Putriana; Muslimin Nulipata
Jurnal Ilmu Sosial Humaniora Indonesia Vol 3 No 1 (2023): JISHI - Juni 2023
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jishi.57

Abstract

Di dalam melakukan pekerjaan, sering kali karyawan mengalami stress kerja. Hal ini membuat karyawan melakukan berbagai hal untuk mengurangi stress kerja tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari stress kerja terhadap pengungkapan diri karyawan di media sosial. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif, dengan teknik pengambilan sampel yakni purposive sampling. Selanjutnya. Subjek penelitian yang digunakan sebanyak 100 karyawanyang di dalam pekerjaan sering melakukan pengungkapan diri di media sosial, kemudian stress kerja yang dialami dirasa berat. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data regresi. Dalam pengambilan data, skala stress kerja item valid yang digunakan sebanyak 25 item dengan cronbach’s alpha sebesar 0,901 dan skala pengungkapan diri item valid yang digunakan sebanyak 18 item dengan cronbach’s alpha sebesar 0.908. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh stress kerja terhadap pengungkapan diri karyawan di media sosial, dengan data yang diperoleh berdasarkan hasil analisis regresi linear sederhana yang menunjukkan nilai koefisien korelasi stress kerja terhadap pengungkapan diri sebesar 0,518 dengan p = 0.000 (p<0.05), hasil ini menunjukkan bahwa hipotesis yang diajukan peneliti diterima.
Digital minimalism sebagai upaya untuk meningkatkan kontrol diri pada karyawan generasi milenial Nulipata, Muslimin; Rukmana, Gilang Mukti; Febrianto, Ahmad Malik; Attara, Sephia Caesaria
Procedia : Studi Kasus dan Intervensi Psikologi Vol. 12 No. 2 (2024): Procedia : Studi Kasus dan Intervensi Psikologi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/procedia.v12i2.29581

Abstract

Low self-control causes many activities to use gadgets that are not focused on benefits. As an alternative solution, digital minimalism is here to direct the self-control of the millennial generation so they can maximize the function of gadgets in their work life. This study aims to find out how effectively digital minimalism can increase self-control in the millennial generation in the world of work. The method used in this study is a mixed method with a sequential exploratory strategy. The results of the study reveal that there is an influence of digital minimalism lifestyle on self-control in millennial generation employees. Employees with a digital minimalism lifestyle tend to show higher self-control compared to employees who do not adopt this lifestyle. Practically the results of this study can be used as a reference for increasing the productivity of millennial generation employees.Rendahnya pengendalian diri menyebabkan banyak aktivitas penggunaan gadget yang tidak fokus pada manfaat. Sebagai alternatif solusi, digital minimalis hadir untuk mengarahkan pengendalian diri generasi milenial agar bisa memaksimalkan fungsi gadget dalam kehidupan kerjanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa efektif digital minimalis dapat meningkatkan pengendalian diri generasi milenial di dunia kerja. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode campuran dengan strategi eksplorasi sekuensial. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa terdapat pengaruh gaya hidup minimalis digital terhadap pengendalian diri pada karyawan generasi milenial. Karyawan dengan gaya hidup digital minimalis cenderung menunjukkan pengendalian diri yang lebih tinggi dibandingkan karyawan yang tidak menerapkan gaya hidup tersebut. Praktisnya hasil penelitian ini dapat dijadikan acuan untuk meningkatkan produktivitas karyawan generasi milenial.
Pengaruh Terapi Melukis terhadap Stres Belajar pada Mahasiswa yang Memiliki Masalah Akademis di Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur Wisnubroto, Agung Prabowo; Nulipata, Muslimin; Anggraini, Fransiska
Public Health and Safety International Journal Vol. 4 No. 02 (2024): Public Health and Safety International Journal (PHASIJ)
Publisher : YCMM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55642/phasij.v4i02.859

Abstract

Masalah akademis dapat memengaruhi kesejahteraan psikologis serta kinerja akademis mahasiswa seperti kesulitan belajar dan gangguan kesehatan mental. Mahasiswa rentan mengalami tekanan yang tinggi dalam menyelesaikan tugas-tugas akademis dan mencapai standar yang diharapkan. Terapi melukis telah menjadi fokus penelitian beberapa tahun terakhir dalam mengatasi masalah tersebut. Terapi melukis merupakan intervensi yang berpotensi membantu mahasiswa mengelola stres belajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen one-group pretes-posstest. Subjek penelitian adalah 10 mahasiswa yang mengalami masalah akademis di Universitas Muhammadiyah Kalimantan Utara yang ditentutan menggunakan purposive sampling. Metode pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik skala. Penelitian ini menggunakan analisis uji beda berpasangan yaitu statistik non-parametrik wilcoxon signed rank test. Nilai signifikansi=0,008, hasil ini menyimpulkan bahwa terdapat pengaruh terapi melukis terhadap stres belajar. Rata-rata skor pretest yang lebih tinggi dibandingkan rata-rata skor posstest menunjukkan bahwa terdapat penurunan tingkat stres yang dialami subjek setelah mendapatkan terapi melukis. Hasil ini dapat menjadi acuan atau bahan referensi untuk penelitian selanjutnya dalam mengembangkan terapi untuk menyelesaikan permasalahan psikologis lain seperti stres belajar.