Jurnal Pharmacia Mandala Waluya
Vol. 5 No. 4 (2026): Jurnal Pharmacia Mandala Waluya

Uji Aktivitas Fraksi n-Heksan Dan Etil Asetat Daun Ketepeng Cina (Cassia Alata L.) Terhadap Pertumbuhan Jamur Candida Albicans

Musdalipa Sri Febrianti (Program Studi Farmasi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Mandala Waluya)
Silviana Hasanuddin (Program Studi Farmasi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Mandala Waluya, Kendari, Indonesia)
Rismayanti Fauziah (Program Studi Farmasi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Mandala Waluya, Kendari, Indonesia)



Article Info

Publish Date
31 Aug 2026

Abstract

Candida albicans merupakan jenis jamur yang ditemukan pada beberapa bagian tubuh orang yang sehat, seperti dimulut, kerongkongan, usus, saluran genital, feses, dibawah kuku dan juga pada kulit. Salah satu tumbuhan alam yang berpotensi untuk pengobatan penyakit infeksi adalah ketepeng cina (Cassia alata L). Ketepeng cina mengandung alkaloid, saponin, tannin, steroid, antrakuinon, flavonoid dan karbohidrat. Senyawa-senyawa ini dapat berfungsi sebagai antifungi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas fraksi n-heksan dan etil asetat daun Ketepeng Cina (Cassia alata L.) , dan konsentrasi optimum terhadap jamur Candida albicans. Metode penelitian yang digunakan meliputi ekstraksi dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 96%, fraksinasi menggunakan pelarut n-heksan dan etil asetat, skrining fitokimia, pengujian antijamur Candida albicans dengan perlakuan konsentrasi 0,5%, 1%, dan 1,5% dengan metode sumuran. Analisis data antijamur dilakukan dengan menggunakan analisis statistik Mann-Whitney yang bertujuan untuk menguji signifikan hipotesis antar dua sampel. Hasil penelitian menemukan bahwa ekstrak etanol didapatkan bobot 87 gram, hasil fraksinasi n-heksan didapatkan 8,3 g dan etil asetat 2,5 g. skrining fitokimia pada fraksi n-heksan dan etil asetat positif mengandung alkaloid, flavonoid,tannin dan steroid. Hasil uji aktivitas antijamur terhadap Candida albicans menunjukkan rata-rata zona hambat pada fraksi n-heksan dengan konsentrasi 0,5% (18,0 mm), konsentrasi 1% (19,5 mm) , dan konsentrasi 1,5% (19,0 mm) dikategorikan kuat. Pada fraksi etil asetat konsentrasi 0,5% (17,0 mm), konsentrasi 1% (22,0 mm),dan konsentrasi 1,5% ( 23,0 mm) dikategorikan sangat kuat. Dan kontrol positif nistatin memiliki rata-rata diameter zona hambat pada fraksi n-heksan (14,5 mm) dikategorikan kuat, dan fraksi etil asetat dengan rata-rata (13,7 mm) dikategorikan kuat. sedangkan pada DMSO tidak memiliki zona hambat terhadap jamur Candida albicans. Penelitian ini dapat di simpulkan bahwa fraksi daun ketepeng (Cassia alata L.) dapat menghambat pertumbuhan jam ur Candida albicans.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jpmw

Publisher

Subject

Medicine & Pharmacology

Description

Jurnal Pharmacia Mandala Waluya (JPMW) Merupakan Jurnal dengan system Open Journal untuk informasi bidang ilmu farmasi yang memuat kajian tentang ilmu pengetahuan dan teknologi dalam bentuk tulisan ilmiah, studi kepustakaan dan studi empirik. Bidang ruang lingkup naskah yang diterbitkan dalam Jurnal ...