Rismayanti Fauziah
Program Studi Farmasi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Mandala Waluya, Kendari, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Formulasi Dan Penentuan Nilai Spf (Sun Protection Factor) Sediaan Spray Gel Ekstrak Daun Nilam (Pogostemon Cablin L.) Sebagai Tabir Surya Rismayanti Fauziah; Gita Pratiwi Budia Razky; Muh Isrul; Rina Andriani
Jurnal Pharmacia Mandala Waluya Vol. 5 No. 3 (2026): Jurnal Pharmacia Mandala Waluya
Publisher : Prodi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jpmw.v5i3.458

Abstract

Daun nilam (Pogostemon cablin L.) mengandung senyawa bioaktif seperti flavonoid, tanin, saponin, terpenoid, dan patchouli alkohol yang berpotensi sebagai antioksidan sekaligus protektor sinar ultraviolet. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasi sediaan spray gel berbahan ekstrak daun nilam serta menentukan nilai Sun Protection Factor (SPF) sebagai tabir surya alami. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimental analitik dengan variasi konsentrasi ekstrak 1%, 2%, dan 3%. Ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi menggunakan etanol 96%, kemudian diformulasikan dalam bentuk spray gel menggunakan karbopol 940 sebagai gelling agent. Evaluasi mutu fisik meliputi uji organoleptik, pH, viskositas, homogenitas, daya sebar, daya lekat, pola semprot, uji iritasi, dan stabilitas melalui cycling test. Uji nilai SPF dilakukan secara in vitro menggunakan spektrofotometer UV-Vis pada panjang gelombang 290–320 nm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh formula memenuhi persyaratan mutu fisik spray gel dan tidak menimbulkan iritasi. Nilai SPF tertinggi diperoleh pada formula F3 (3%) yaitu 24,78 dengan kategori proteksi ultra, sedangkan F1 (1%) dan F2 (2%) memiliki nilai SPF lebih rendah namun tetap berada dalam kategori protektif. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa ekstrak daun nilam dapat diformulasikan menjadi sediaan spray gel yang stabil secara fisik, aman digunakan, dan memiliki aktivitas sebagai tabir surya alami.
Uji Aktivitas Antihiperkolesterolemia dari Fraksi Air, Etil Asetat dan N-Heksan dari Kulit Pisang Raja (Musa Paradisiaca Var. Sapientum) Pada Mencit (Mus Musculus) yang di Induksi Propiltiourasil Andi Saiful Machfud Amin; Jastria Pusmarani; Rismayanti Fauziah
Jurnal Pharmacia Mandala Waluya Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Pharmacia Mandala Waluya
Publisher : Prodi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jpmw.v4i1.146

Abstract

Hiperkolesterolemia merupakan tingginya kadar total kolesterol dalam darah ≥200 mg/dl.  Kulit  pisang  raja  (Musa  paradisiaca  var.  Sapientum)  adalah  tanaman  yang berkhasiat,  mengandung  senyawa  golongan  alkaloid,  flavonoid,  tanin,  saponin  dan triterpenoid    yang    bermanfaat    sebagai antihiperkolesterolemia.   Tujuan   dari  penelitian   ini   untuk   mengetahui   uji   aktivitas antihiperkolesterolemia dari fraksi air, etil asetat, dan n-heksan kulit pisang raja (Musa paradisiaca var. sapientum) pada mencit (Mus musculus) yang di induksi propiltiourasil.  Sampel  diekstraksi dengan  metode  maserasi  menggunakan  pelarut  metanol    dan diperoleh 78 g ekstrak kental kemudian dilakukan fraksinasi  dengan metode partisi cair-cair dan diperoleh fraksi air 18 g, etil asetat 13 g, dan n-heksan 14 g. Pengujian aktivitas antihiperkolesterolemia dengan hewan uji dibagi 5 kelompok kontrol negatif (NaCMC) kontrol positif (Simvastatin 100 mg), kelompok fraksi etil asetat kulit pisang raja dosis 200 mg, kelompok fraksi n-heksan kulit pisang raja dosis 400 mg, dan kelompok fraksi air kulit pisang raja 600 mg. Berdasarkan uji efek antihiperkolestrol yang  efektif  adalah  fraksi  n-heksan  dosis  400mg/kgbb  dibandingkan  dengan fraksi lainnya karena persen penurunanya lebih tinggi.