Makanan tradisional Kawasan Borobudur kabupaten Magelang Jawa Tengah tidak begitu banyak disajikan di industri hotel dan restoran. Penelitian ini dimaksudkan untuk memperoleh data-data tentang peranan makanan tradisional dalam pengembangan wisata kuliner di Kawasan Borobudur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Teknik Pengumpulan Data adalah Observasi, Wawancara, Angket/Kuesioner. Populasi Penelitian ini adalah para pengunjung makanan tradisional di Kawasan Borobudur kabupaten Magelang Jawa Tengah, sedangakan Sampel Penelitian yang diambil berjumlah 35 responden. Dalam pengolahan data hasil penelitian ini dilakukan dengan mempergunakan prosedur; Seleksi data, Klasifikasi data, Tabulasi data, Pengolahan dan Analisis Data. Hasil penelitian ini adalah Makanan tradisional memiliki peran dalam pengembangan wisata kuliner Di Kawasan Borobudur kabupaten Magelang Jawa Tengah serta dalam rangka pelestarian budaya daerah dan Strategi pengembangan makanan tradisional dapat dilakukan melalui beberapa langkah diantaranya ialah review historis, kajian zat gizi dan non gizi makanan tradisional, pendokumentasian produksi makanan tradisional, sistem bimbingan dan pengawasan efektif, pendidikan konsumen dan promosi wisata
Copyrights © 2025