Pemanfaatan minyak jelantah menjadi produk bernilai guna merupakan salah satu upaya untuk mengurangi limbah rumah tangga sekaligus memperkenalkan keterampilan pengolahan sederhana kepada masyarakat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberikan edukasi dan pelatihan pembuatan sabun berbahan dasar minyak jelantah dan ekstrak kulit jeruk di Desa Teluk Karya. Kegiatan dilaksanakan pada Juli–Agustus 2025 dengan pendekatan partisipatif melalui edukasi, demonstrasi, praktik langsung, evaluasi, dan monitoring. Rangkaian kegiatan meliputi penjernihan minyak jelantah, pengolahan bahan berbasis kulit jeruk, proses saponifikasi menggunakan KOH, serta pengujian sederhana terhadap pH, stabilitas busa, dan aroma produk. Berdasarkan data evaluasi yang tercatat dalam kegiatan, peserta menunjukkan peningkatan pemahaman, kemampuan praktik, dan kepuasan terhadap produk yang dihasilkan. Sabun memiliki pH 7–8, busa relatif stabil, dan aroma jeruk. Hasil tersebut menggambarkan keterlaksanaan kegiatan dan karakteristik awal produk, sedangkan mutu, keamanan, keberlanjutan produksi, serta nilai ekonominya masih memerlukan evaluasi lebih lanjut.
Copyrights © 2026