Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penerapan Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian yang optimal sebagai penunjang pengelolaan data dan informasi kepegawaian yang akurat, cepat, dan relevan, mengingat masih ditemukan kendala pada kelengkapan data, kecepatan pengolahan, kesesuaian penyajian informasi, serta perangkat dan jaringan dalam pengoperasian SIMPEG di Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Barat. Penelitian bertujuan mendeskripsikan penerapan SIMPEG di instansi tersebut. Jenis penelitian adalah deskriptif kuantitatif dengan populasi 104 pegawai dan sampel 55 orang yang ditentukan melalui teknik Proportionate Stratified Random Sampling. Data dikumpulkan menggunakan angket skala Likert 5 poin sebanyak 40 item yang mencakup indikator input, proses, dan output. Hasil penelitian menunjukkan penerapan SIMPEG secara keseluruhan berada pada kategori Baik dengan skor rata-rata 4,29, dengan capaian input 4,26, proses 4,27, dan output 4,34. Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Barat disarankan meningkatkan kelengkapan data sejak tahap input serta mempercepat pengolahan data agar penerapan SIMPEG dapat meningkat menuju kategori Sangat Baik.
Copyrights © 2026