Kondisi rendahnya partisipasi keaktifan belajar siswa kelas VIII D UPT SMP Negeri 4 Tuban mata pelajaran Pendidikan pancasila. Kondisis ini terlihat dari, pembelajaran berpusat pada guru, rendahnya keatifan siswa dalam bertanya, berpendapat dan berdiskusi serta minat belajar siswa yang rendah. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterlibatan belajar siswa melalui model Cooperative Learning, khususnya dengan menggunakan aktivitas "Detektif Nusantara". Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus dan melibatkan 31 siswa kelas VIII-D. Data dikumpulkan melalui observasi keaktifan belajar berdasarkan delapan indikator aktivitas belajar Paul B. Diedrich. Peneliti menganalisis data secara deskriptif kuantitatif menggunakan persentase. Hasil penelitian menunjukan peningkatan keaktifan belajar pada setiap siklus dari 57,56% (Kurang Aktif) di pra-siklus menjadi 70,77% (Cukup Aktif) dan di Siklus ll naik menjadi 79,94% (Aktif) di Siklus II. Hasil ini menunjukkan bahwa model Cooperative Learning menggunakan kegiatan “Detektif Nusantara” berhasil meningkatkan keaktifan belajar siswa pada materi Wawasan Nusantara.
Copyrights © 2026