Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan kepala madrasah perempuan dan motivasi kerja terhadap kinerja guru dengan mediasi kepuasan kerja di lingkungan madrasah. Kualitas guru sangat menentukan kualitas sumber daya manusia di masa depan, sehingga pemahaman terhadap faktor-faktor yang memengaruhi kinerja guru menjadi sangat penting. Penelitian ini melibatkan 98 guru dari dua MTs yang dipimpin oleh kepala madrasah perempuan di Kabupaten Ponorogo sebagai responden. Pemilihan sampel dilakukan secara purposive untuk menentukan sekolah tujuan, dilanjutkan dengan simple random sampling untuk memilih responden guru. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert lima poin yang telah melalui uji validitas dan reliabilitas, kemudian dianalisis menggunakan Partial Least Square. Hasil temuan menunjukkan bahwa kepuasan kerja memediasi pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja guru (β = 0,300), tetapi gagal memediasi pengaruh kepemimpinan kepala madrasah perempuan terhadap kinerja guru (β = 0,060). Temuan ini mengindikasikan bahwa motivasi kerja memiliki jalur tidak langsung yang signifikan terhadap kinerja guru melalui kepuasan kerja, sementara kepemimpinan kepala madrasah perempuan tidak menunjukkan efek mediasi yang sama. Secara teoritis dan praktis, penelitian ini menekankan pentingnya kepala madrasah untuk fokus pada strategi manajerial yang meningkatkan motivasi intrinsik dan menciptakan lingkungan kerja yang kondusif guna mengoptimalkan kepuasan dan kinerja guru secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026