Tujuan penelitian ini adalah (1) Mendeskripsikan kondisi kompetensi guru kelas di SDN 003 Kongbeng dalam menangani peserta didik berkebutuhan khusus. (2) Mengidentifikasi faktor-faktor penghambat dan pendukung pengembangan kompetensi guru kelas SDN 003 Kongbeng dalam menangani peserta didik berkebutuhan khusus.(3) Menganalisis kebutuhan pengembangan kompetensi guru kelas SDN 003 Kongbeng yang sesuai dengan kondisi nyata di sekolah untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan inklusif. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini berlokasi di SDN 003 Kongbeng dilaksanakan pada bulan Maret-Mei 2026. Penelitian ini menggunakan teknik observasi saat pembelajaran, wawancara guru dan dokumentasi. Instrumen penelitian ini adalah observasi dan wawancara. Uji Keabsahan menggunakan triangulasi sumber, teknik dan waktu, dan bahan referensi. Teknik analisis menggunakan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan (1) kompetensi guru kelas di SDN 003 Kongbeng dalam menangani murid berkebutuhan khusus (ABK) masih kurang optimal. (2) Guru memiliki sikap empati, kesabaran, dan komitmen yang baik, namun kompetensi pedagogik (penyusunan modul ajar diferensiasi) dan kompetensi profesional masih kurang optimal. Faktor penghambat utama meliputi minimnya pelatihan khusus, fasilitas yang belum ramah ABK, jumlah GPK yang terbatas, dan beban kerja guru yang tinggi. (3) Kebutuhan pengembangan kompetensi yang paling sesuai adalah program pelatihan berbasis sekolah yang bertahap, praktis, dan berkelanjutan, dengan fokus pada penyusunan PPI, diferensiasi pembelajaran, manajemen perilaku, serta pembuatan media lokal melalui kombinasi workshop dan mentoring rutin yang melibatkan seluruh guru kelas.
Copyrights © 2026