SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA
Vol. 6 No. 3 (2026)

PENGARUH MODEL EXPERIENTIAL LEARNING TERHADAP KETERAMPILAN PEMECAHAN MASALAH SISWA PADA MATERI PERUBAHAN WUJUD BENDA

Ummul Muchlisho (Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo)
Arie Widya Murni (Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo)
Ika Silvi Anisa (Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo)



Article Info

Publish Date
28 Aug 2026

Abstract

Science learning in elementary schools needs to provide learning experiences that enable students to understand phenomena directly while developing problem-solving skills. However, teacher-centered instruction may limit students' involvement in observing, analyzing, and solving problems based on real experiences. This condition indicates the need for a learning model that connects concrete experiences with reflection, concept formation, and knowledge application. This study aimed to analyze the effect of the Experiential Learning model on the problem-solving skills of fourth-grade students at SDN Bendotretek I on the topic of changes in states of matter. The study employed a quantitative approach using a pre-experimental method with a One Group Pretest-Posttest design. The participants were 19 fourth-grade students. Data were collected through problem-solving skill tests and observations of learning activities. The results showed an improvement in students' problem-solving skills after the implementation of the Experiential Learning model. The students' mean score increased from 46.0 in the pretest to 74.7 in the posttest, and the Paired Sample t-test indicated a significant difference between the two measurements. The improvement suggests that concrete experiences, reflection, concept formation, and knowledge application in Experiential Learning can help students understand problems and determine solutions based on their learning experiences. Therefore, the Experiential Learning model can be used as an alternative science learning model to develop elementary students' problem-solving skills, particularly on the topic of changes in states of matter. ABSTRAK Pembelajaran IPA di sekolah dasar perlu memberikan pengalaman belajar yang memungkinkan siswa memahami fenomena secara langsung sekaligus mengembangkan keterampilan pemecahan masalah. Namun, pembelajaran yang masih berpusat pada guru dapat membatasi keterlibatan siswa dalam mengamati, menganalisis, dan menyelesaikan permasalahan berdasarkan pengalaman nyata. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya model pembelajaran yang menghubungkan pengalaman konkret dengan proses refleksi, pembentukan konsep, dan penerapan pengetahuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model Experiential Learning terhadap keterampilan pemecahan masalah siswa kelas IV SDN Bendotretek I pada materi perubahan wujud benda. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pre-experimental dan desain One Group Pretest-Posttest. Subjek penelitian berjumlah 19 siswa kelas IV. Data dikumpulkan melalui tes keterampilan pemecahan masalah dan observasi aktivitas pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan keterampilan pemecahan masalah setelah penerapan model Experiential Learning. Rata-rata kemampuan siswa meningkat dari 46,0 pada pretest menjadi 74,7 pada posttest, dan hasil uji Paired Sample t-test menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara kedua hasil pengukuran. Peningkatan tersebut menunjukkan bahwa pengalaman konkret, refleksi, pembentukan konsep, dan penerapan pengetahuan dalam Experiential Learning dapat membantu siswa memahami permasalahan dan menentukan penyelesaian berdasarkan pengalaman belajar yang diperoleh. Dengan demikian, model Experiential Learning dapat digunakan sebagai alternatif pembelajaran IPA untuk mengembangkan keterampilan pemecahan masalah siswa sekolah dasar, khususnya pada materi perubahan wujud benda.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

science

Publisher

Subject

Education

Description

Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan pendidikan matematika dan ...