Limbah kayu yang belum dimanfaatkan secara optimal di Desa Paccellekang memiliki potensi untuk ditransformasikan menjadi produk bernilai guna melalui penerapan teknologi pirolisis. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan limbah kayu melalui penerapan teknologi pirolisis sederhana serta menghasilkan produk hasil pirolisis. Kegiatan dilaksanakan melalui tiga tahapan, yaitu sosialisasi, pelatihan, dan penerapan teknologi. Peserta kegiatan terdiri dari kelompok masyarakat sasaran Desa Paccellekang. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memahami potensi limbah kayu sebagai bahan baku pengolahan dan mampu mengikuti tahapan penggunaan unit pirolisis, mulai dari penyiapan bahan, pengisian bahan ke dalam alat, hingga pengoperasian unit dengan pendampingan tim pengabdi. Proses pirolisis menghasilkan produk cair hasil kondensasi yang menunjukkan adanya transformasi limbah kayu menjadi produk hasil pengolahan yang berpotensi dikembangkan lebih lanjut. Kegiatan juga memberikan pengalaman praktis kepada masyarakat dalam menggunakan teknologi tepat guna sehingga limbah kayu tidak hanya dipandang sebagai material sisa, tetapi sebagai sumber daya yang dapat dimanfaatkan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa penerapan teknologi pirolisis sederhana dapat menjadi sarana transfer pengetahuan dan keterampilan sekaligus mendorong keterlibatan aktif masyarakat dalam pemanfaatan sumber daya lokal. Pendampingan lanjutan dan karakterisasi produk diperlukan untuk mendukung pengembangan pemanfaatan hasil pirolisis secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026