Ketidakseimbangan antara kapasitas suplai dan kebutuhan beban menjadi akar masalah pengelolaan energi di Sekolah Sinergi Islamic Boarding School. Sumber listrik utama dari Perusahaan Listrik Negara hanya memasok 66 KVA untuk gedung sekolah dan 33 KVA untuk asrama, sementara beban rencana mencapai 143,73 KVA dan 97,8 KVA. Penelitian ini menerapkan pendekatan deskriptif-eksperimental melalui observasi, pengumpulan data teknis panel distribusi dan spesifikasi MCB, Penentuan prioritas beban menerapkan Matriks Eisenhower dengan empat kuadran, yaitu kuadran pertama berisi beban penting dan mendesak, Kuadran kedua mencakup beban penting namun tidak mendesak. Kuadran ketiga berisi beban tidak penting namun mendesak. Kuadran keempat mencakup beban tidak penting dan tidak mendesak. Timer diprogram berdasarkan jadwal operasional sekolah, yaitu pukul 06.00–17.00 untuk gedung sekolah dan 17.00–06.00 untuk asrama. Kapasitas timer dan MCB ditentukan dengan faktor keamanan 25 persen terhadap arus beban maksimum untuk mencegah overload dan hubungan singkat. Prototipe yang mencakup timer, MCB utama, dan lampu indikator dirancang untuk memverifikasi konsep. Hasil yang diharapkan meliputi penghematan energi, penurunan beban puncak, peningkatan stabilitas tegangan, serta keandalan distribusi. Kontribusi riset ini berupa edukasi perawatan sistem distribusi untuk antisipasi dini kerusakan komponen dan optimalisasi biaya pemeliharaan fasilitas secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026