Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kegiatan bermain sensori dalam mengembangkan motorik halus anak usia 2–3 tahun di Kelompok Bermain Fun With Qur’an. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif, dengan subjek penelitian anak usia 2–3 tahun dan pendidik sebagai narasumber. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Selama lima minggu kegiatan, anak-anak mengikuti lima jenis permainan sensori: bermain pom-pom, menjepit lebah, bermain gilingan jagung, memeras jeruk, dan bermain jepitan jemuran. Hasil pengamatan menunjukkan peningkatan kemampuan koordinasi tangan-mata, kekuatan jari, serta ketelitian dan konsentrasi anak dalam setiap aktivitas. Kegiatan bermain sensori terbukti efektif sebagai sarana stimulasi motorik halus yang menyenangkan, kreatif, dan sesuai dengan karakteristik perkembangan anak usia dini.
Copyrights © 2025