Indonesia memiliki keanekaragaman hayati yang tinggi dengan berbagai tanaman obat yang berpotensi dikembangkan menjadi produk kesehatan. Salah satu tanaman yang dimanfaatkan secara tradisional oleh masyarakat Batak Toba adalah Toppas Para (Mikania micrantha Kunth) yang digunakan untuk membantu penyembuhan luka. Penelitian ini bertujuan memformulasikan antiseptik alami berbasis ekstrak daun Toppas Para serta menguji aktivitas antibakterinya terhadap Escherichia coli. Penelitian menggunakan metode eksperimen laboratorium melalui tahapan pengambilan sampel, preparasi simplisia, ekstraksi dengan metode maserasi menggunakan etanol 96%, formulasi sediaan antiseptik, dan uji aktivitas antibakteri menggunakan metode difusi cakram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 5 kg daun segar diperoleh sekitar 500 g simplisia kering dan 6 g ekstrak kental. Formulasi antiseptik yang dihasilkan berbentuk cair homogen berwarna hijau gelap dengan aroma khas sereh. Uji aktivitas antibakteri menunjukkan rata-rata diameter zona hambat sebesar 26,69 mm terhadap Escherichia coli yang termasuk kategori sangat kuat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun Toppas Para berpotensi dikembangkan sebagai bahan aktif antiseptik alami berbasis kearifan lokal yang aman, ekonomis, dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026