Meskipun berbagai penelitian menunjukkan bahwa praktik yoga dapat mendukung perkembangan motorik kasar anak usia dini, penelitian mengenai strategi guru dalam menerapkan kegiatan yoga secara adaptif sesuai karakteristik anak masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi pengajar dalam pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler yoga serta mengidentifikasi perannya terhadap perkembangan motorik kasar anak usia 5–6 tahun. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas dua guru, yaitu guru inti ekstrakurikuler yoga dan guru pendamping atau guru kelas, serta 14 anak usia 5–6 tahun yang mengikuti kegiatan yoga. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan analisis data interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi efektif guru meliputi modeling, instruksi bertahap, penyesuaian gerakan berdasarkan kemampuan anak, integrasi musik dan permainan, serta penguatan positif. Strategi tersebut mendorong partisipasi aktif anak dalam kegiatan yoga. Kebaruan penelitian terletak pada fokus terhadap strategi pengajaran guru sebagai faktor pendukung keberhasilan pelaksanaan yoga dan perkembangan motorik kasar anak.
Copyrights © 2026