Latar Belakang: Gagal jantung merupakan penyakit kronis yang tidak hanya meningkatkan angka morbiditas dan mortalitas, tetapi juga menurunkan kualitas hidup pasien. Kualitas hidup pada pasien gagal jantung dipengaruhi oleh berbagai faktor fisik, psikologis, sosial, dan perilaku, sehingga diperlukan kajian yang komprehensif mengenai faktor-faktor yang berperan dalam menentukan kualitas hidup pasien. Tujuan: Menganalisis bukti ilmiah mengenai faktor-faktor yang memengaruhi kualitas hidup pada pasien gagal jantung. Metode: Penelitian ini menggunakan metode literature review. Penelusuran literatur dilakukan melalui Google Scholar pada Juli 2026 menggunakan kombinasi kata kunci "gagal jantung", "kualitas hidup", "faktor yang memengaruhi", dan "literature review" dengan operator Boolean AND dan OR. Kriteria inklusi meliputi artikel penelitian asli, tersedia dalam bentuk full text yang diterbitkan pada tahun 2021–2026, menggunakan bahasa Indonesia atau Inggris, dilakukan di Indonesia, serta membahas faktor-faktor yang memengaruhi kualitas hidup pasien gagal jantung. Hasil: Dari 543 artikel yang ditemukan, sebanyak 10 artikel memenuhi kriteria inklusi. Sebagian besar penelitian menggunakan desain cross-sectional (8 artikel), sedangkan dua penelitian menggunakan desain quasi-experimental. Hasil kajian menunjukkan bahwa kualitas hidup pasien gagal jantung dipengaruhi secara signifikan oleh beberapa faktor, yaitu self-care, dukungan keluarga, kecemasan (ansietas), stres, fatigue, kepatuhan minum obat, karakteristik pasien, serta intervensi edukasi dan supportive-educative system (p<0,05). Self-care merupakan faktor yang paling konsisten memengaruhi peningkatan kualitas hidup. Kesimpulan: Kualitas hidup pasien gagal jantung dipengaruhi oleh faktor perilaku, psikologis, sosial, dan intervensi keperawatan. Self-care merupakan faktor yang paling dominan, didukung oleh dukungan keluarga, kepatuhan pengobatan, dan edukasi berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas hidup pasien.
Copyrights © 2026