Abstrak. Tuapejat, sebagai pusat pemerintahan Kabupaten Kepulauan Mentawai, memiliki kekayaan alam dan potensi ekowisata yang tinggi, termasuk daya tarik wisata olahraga seperti snorkeling, kayaking, paddleboarding, dan jelajah pantai. Berdasarkan observasi lapangan dan diskusi dengan kelompok penggiat wisata, potensi ini belum dikelola secara optimal. Minimnya infrastruktur dasar wisata, belum terintegrasinya aktivitas sport tourism dalam sistem layanan terpadu, masih sedikitnya kelompok penggiat wisata yang propesional menjadi hambatan dalam pengembangan kawasan. Menanggapi permasalahan tersebut, kegiatan pengabdian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk: (1) meningkatkan kapasitas masyarakat dalam pengelolaan wisata berbasis olahraga, budaya, dan teknologi digital; (2) mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui penciptaan unit usaha wisata komunitas; dan (3) membangun ekosistem pariwisata berkelanjutan yang adaptif terhadap teknologi dan sensitif terhadap nilai sosial-budaya lokal. Kegiatan pengabdian meliputi pelatihan struktur organisasi kelompok wisata, penyediaan fasilitas ecotourism seperti papan informasi dan tempat sampah, digitalisasi promosi pariwisata melalui website dan media sosial, serta pelatihan pengolahan kuliner khas daerah. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat peran penggiat wisata dalam pengembangan wisata lokal secara mandiri dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026